Soal PSBB, Kota Batu Hanya Mendukung

  • Whatsapp
Petugas kesehatan memeriksa suhu tubuh pengunjung yang akan masuk ke Kota Batu di simpang tiga Pendem Kota Batu saat pemberlakuan physical distancing
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NUSADAILY.COM – KOTA BATU – Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Malang Raya masih belum menemui titik terang. Hal tersebut bertolak belakang dengan rencana awal sebelumnya mengingat ketiga pemerintah Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu) bersama Bakorwil 3 di Malang, beberapa waktu lalu, komitmen satu suara mengajukan PSBB.

Baca Juga


Walikota Batu Jatim, Dewanti Rumpoko mengatakan draft PSBB Kota Batu telah ditandatangani dan siap dikirimkan ke pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Namun Pemkab Malang nampaknya masih menunda draft pengajuan PSBB. Penundaan draft PSBB tentunya akan mengganjal usulan penerapan PSBB di Kawasan Malang Raya yang koheren.


Dewanti menjelaskan, jika mengacu pada Permenkes nomor 9 tahun 2020, Kota Batu tidak memenuhi kriteria karena hanya mencatatkan skor 4. Pemkot Batu hanya pendukung saja karena letaknya di tengah Kabupaten Malang sekaligus berkolaborasi untuk memutus mata rantai penularan di Malang Raya.


“Terus terang dengan skor 4, Kota Batu tidak memenuhi kriteria. Kami hanya ikut saja ketika Kabupaten Malang mengajukan PSBB. Namun saya tidak tahu alasan Kabupaten Malang menunda draft PSBB,” papar Dewanti.


Ia mengungkapkan, Kota Batu telah menyiapkan penambahan anggaran jika PSBB disetujui. Terutama penambahan anggaran di sektor keamanan dan pemenuhan logistik serta obat-obatan hingga tiga bulan mendatang.
“Semua lini harus siap jika PSBB diberlakukan. Mulai dari kebutuhan dasar masyarakat hingga operasional keamanan ekstra selama 24 jam,” lanjut dia. (kwk/wan)

Post Terkait

banner 468x60