SMP di Surabaya Boleh Sekolah Tatap Muka Bulan Depan

  • Whatsapp
sekolah surabaya
Walikota Surabaya Tri Rismaharini. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan, SMP di Surabaya akan menggelar sekolah tatap muka mulai bulan depan. Sedangkan SD mulai Januari 2021.

“Insyaallah awal Desember untuk SMP. Nanti Januari kita yang SD,” kata Risma kepada wartawan di Balai Kota Surabaya, Senin (23/11/2020).

Bacaan Lainnya

Risma menambahkan, saat ini guru SD dan SMP sudah masuk terlebih dahulu untuk menyiapkan protokol kesehatan. “Jadi nanti ada tim untuk melihat kesiapan sekolah-sekolah itu. Kalau sudah siap maka awal Desember SMP dulu yang kita buka,” ujarnya.

BACA JUGA: Pembelajaran Tatap Muka Januari 2021, Kadisdik Kabupaten Blitar: Kebijakan pada Kepala Daerah

Nantinya saat sekolah tatap muka, protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan. Siswa yang masuk maksimal 50 persen per hari.

“Misalkan hari ini masuk, hari ini libur gitu. Karena protokolnya tetap 50 persen. Saya juga belum berani melepas seperti semula. Belum. Karena kita harus pakai masker, harus pakai protokol kesehatan dan mempersiapkan cuci tangan dan sebagainya,” lanjut Risma.

Risma memastikan para guru dan siswa akan dites swab sebelum masuk sekolah. “Jadi nanti siswa juga akan kita cicil seperti itu. Mulai minggu depan akan kita mulai swab,” ungkap Risma.

Setelah melakukan evaluasi sekolah tatap muka di SMP, Risma menyampaikan, hasilnya akan dijadikan rujukan untuk menggelar sekolah tatap muka di tingkat SD.

“Iya makanya nanti kita evaluasi satu bulan untuk SMP itu. Kalau dirasa sudah, untuk bisa melangkah ke SD,” ujar Risma.

BACA JUGA: Wali Kota Malang Izinkan Belajar Tatap Muka Dalam Waktu Dekat

Risma menyampaikan, berdasarkan data yang dimiliki per Minggu (22/11), ada 47 pasien positif COVID-19 yang dirawat. Terdiri dari 21 pasien diopname, 20 orang dirawat di HAH (Hotel Asrama Haji), 4 orang di rumah sakit lapangan dan 4 orang rawat jalan.

“Semuanya 47. Jadi kita lakukan tracing terus. Artinya kita lakukan testing terus. Kita lakukan swab,” pungkas Risma.(lna)