Kamis, Agustus 5, 2021
BerandaRegionalSidoarjo Terapkan Jam Malam Saat PPKM 11-25 Januari 2021

Sidoarjo Terapkan Jam Malam Saat PPKM 11-25 Januari 2021

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, Jawa Timur, menerapkan jam malam saat Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlangsung selama 14 hari  yaitu 11-25 Januari 2021. 

Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono mengatakan selama diberlakukan PPKM, Satgas COVID-19 Pemkab Sidoarjo akan membatasi pergerakan kegiatan masyarakat.

BACA JUGA: PPKM Malang Raya, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang Hentikan Pelayanan Keimigrasian – Nusadaily.com

“Jam malam akan diberlakukan pukul 22.00 – 04.00 WIB,” kata Hudiyono di Sidoarjo, Minggu.

Ia mengatakan Pemkab Sidoarjo juga menunda pelaksanaan belajar tatap muka dan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara dalam jaringan. 

Ia mengatakan penetapan ini berdasarkan pertimbangan Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2021 yaitu Surabaya Raya meliputi Kota Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.

BACA JUGA: 11 Wilayah di Jawa Timur Diterapkan PPKM – Javasatu.com

Di Jatim ada 11 kabupaten kota yang akan menerapkan PPKM. Dalam peta BNPB juga ada Kabupaten Blitar, Lamongan dan Ngawi, dan daerah yang masuk kategori 4 indikator oleh Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) yaitu Kabupaten Madiun dan Kota Madiun.

Ia mengatakan pusat perbelanjaan atau mal buka sampai pukul 19.00 WIB, toko swalayan buka mulai pukul 07.00 WIB – 22.00 WIB dengan catatan penerapan protokol kesehatan ketat. 

“Kegiatan restoran makan atau minum di tempat dibatasi maksimal pengunjung 25 persen. Sedangkan layanan pesan antar atau take away dilaksanakan sampai batas jam 22.00 WIB,” ujarnya.

Sedangkan toko kebutuhan bahan pokok (sembako), katanya, beroperasi biasa dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Kegiatan keagamaan dibatasi maksimal 50 persen dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

BACA JUGA: PPKM to Lower COVID-19 Cases By 20 Percent: Task Force – Imperiumdaily.com

Pembatasan tempat kerja atau perkantoran dengan menerapkan WFH (Work From Home) 75 persen dan WFO (Work From Office) 25 persen dengan pengaturan jam kerja diserahkan ke instansi masing-masing. 

“Instruksi Mendagri dan Gubernur Jatim kita patuhi bersama. Kita semua berharap dengan diterapkan PPKM penyebaran COVID-19 terkendali,” kata Hudiyono.(eky)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments