Siap-Siap Liburan! Kampung Warna Warni Besok Dibuka

  • Whatsapp
KWW Jodipan
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Kampung Tematik di Kota Malang, yakni Kampung Warna-Warni (KWW) Jodipan akan dibuka besok, Jumat (4/9). Sebab, selama masa pandemi covid-19 yang terhitung mulai bulan Maret 2020, kawasan wisata ini tidak beroperasi.

Warga Kampung Warna-Warni Jodipan melakukan berbagai macam persiaoan. Mulai pengecatan ulang hingga perlengkapan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga, wisatawan merasa aman dan nyaman ketika mendatangi kampung yang terletak di kawasan Kecamatan Blimbing, Kota Malang ini.

Baca Juga

Pembina Kampung Warna-Warni Jodipan Kota Malang, Soni Parin mengatakan, mengungkapkan, persiapan yang dilakukan sudah 100 persen. Sebab, selama tidak beroperasi, pengolola KWW melakukan perawatan dan sejumlah perbaikan.

“Sebelumnya, kami memang lebih lama menutup wisata ini. Karena ada beberapa persiapan prokes sekaligus memperbaiki fasilitas untuk pengunjung. Untuk itu, besok sudah siap kami buka,” terang pria yang juga Ketua RW 02 ini.

Pria yang akrab disapa Parin tersebut menguraikan, nantinya akan ada empat pintu masuk untuk memasuki KWW. Sebelum masuk, seluruh pengunjung harus mengikuti serangkaian protokol kesehatan yang ketat. Seperti, di loket masuk pengunjung wajib cek suhu tubuh, selain itu juga wajib menggunakan masker.

“Pengunjung wajib menggunakan masker, jika tak mengenakan masker maka tidak diperbolehkan masuk. Kami akan terus menghimbau wisatawan baik lisan maupun melalui papan pengumuman untuk patuh terhadap prokes,” papar dia.

Parin berharap dengan di bukanya KWW ini dapat memberikan semangat baru kepada warga. Sebab, selama ini mayoritas pendapat warga berasal dari tiket pengunjung. Tiket masuk yang di jual hanyalah Rp 3 Ribu tiap pengunjung. “Semoga dengan di bukanya KWW, perekonomian warga menjadi normal kembali seperti dulu,” pungkas dia.

Respon Positif Pemkot Malang

Dibukanya KWW tersebut mendapat respon positif dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, setelah kurang lebih enam bulan pengelola menutup kawasan area. Namun, Pemkot Malang menekankan, selama pelaksanaan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengungkapkan, dengan kembali dibukanya sektor pariwisata, pihaknya tetap mendorong pengelola dan wisatawan untuk mematuhi apa yang menjadi ketentuan di Perwal nomor 30 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Tetap kita minta masyarakat disiplin dan disiplin, Perwal 30 tetap dilaksanakan dengan baik,” papar dia.

Pengawasan berkaitan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang bakal dijalankan pengelola wisata, dalam hal ini Pemkot Malang melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) dan stakeholder terkait.

“Nanti kan kita keliling terus, tim nya sudah langsung disampaikan ke kelurahannya. Jadi semuanya sampai ke bawah kita dibantu Satpol PP, TNI, Polri, juga koordinasi dengan Babinkamtibnas, Babinda di tingkat kelurahan di tingkat kecamatan,” imbuh dia.

Sistem pengawasan tersebut dilakukan untuk meminimalisir penyebaran penularan virus nantinya juga akan melibatkan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) KWW. Sehingga, akan lebih maksimal untuk pengetatan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Seperti yang paling banyak melibatkan masyarakat itu di kampung warna warni, tentu OPD dinas pariwisata kan punya tim sendiri. Pokdarwis salah satunya, sehingga disitu ada sinergitas antara OPD dan masyarakat untuk sistem pengawasannya sendiri,” tandas dia. (nda)

Post Terkait

banner 468x60