Sial Kuadrat, Tembok Toko Mebeler di Jember Ambruk Timpa Rumah dan Motor Tetangga

  • Whatsapp
toko jember
Kerusakan rumah warga di Kecamatan Kencong akibat tertimpa reruntuhan tembok toko mebeler. (nusadaily.com/Sutrisno)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JEMBER – Nahas berlipat menerpa Sutejo, pemilik toko mebeler di Desa/ Kecamatan Kencong. Sebab, secara tiba-tiba tembok tokonya ambruk kemudian menimpa dua rumah tetangga. Bahkan, satu unit motor tetangganya rusak juga akibat ketiban reruntuhan tembok.

Sutejo hanya bisa meratapi kejadian tragis yang dialaminya. Sepertinya, dia masih terkejut dengan kerugian pada tokonya sendiri serta beban tambahan yang harus ditanggung perihal dampak kerusakan rumah maupun motor dua tetangganya bernama Asnan dan Sutikno.

BACA JUGA: Geger Perampokan Toko Emas di Banyuwangi, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Mengenai kronologis peristiwa tembok ambruk diceritakan Imam Sya’roni, anak dari Sutikno. Dia mengisahkan, bapaknya sempat jatuh pingsan lantaran terkaget-kaget rumahnya tertimpa reruntuhan tembok toko mebeler setinggi 7 meter.

“Kejadiannya Senin (29 Maret 2021) malam. Waktu itu kami sekeluarga sedang ngobrol di ruang tamu. Tiba-tiba suara keras tembok sebelah ambruk membuat semua orang teriak kaget, bapak sampai pingsan,” ia mengisahkan pada Selasa, 30 Maret 2021.

Gerak reflek orang-orang untuk menghindar dari reruntuhan membuat mereka selamat. Namun, ruang kamar tidur, dapur, dan barang-barang didalam rumah Imam mengalami kerusakan. “Seandainya tembok ambruk kejadiannya pas sewaktu tidur, ya enggak tahu lagi,” tuturnya dengan perasaan kalut.

Hampir sama halnya kondisi rumah Asnan. Kerusakan tampak pada salah satu sisi hancur mulai depan hingga belakang. Sang pemilik rumah pun tiada mampu berkata apa-apa lagi sementara ini, karena kerusakan parah tersebut.

BACA JUGA: Tak Sampai Sepekan, Pencuri Toko Pertanian Kota Malang Ditangkap Polisi

Kepala Desa Kencong, Ahmadi menganggap peristiwa terjadi tanpa kesengajaan. Sehingga, kemungkinan terbaik jalur penyelesaian dampaknya dengan ganti rugi lewat musyawarah bersama antara pemilik toko mebeler dengan dua warga yang rumahnya rusak.

“Rencananya, hari ini kami panggil ke desa kita kumpulkan semua antara pemilik rumah yang jadi korban dengan pemilik toko,” tuturnya sembari memperkirakan kerugian material sekitar Rp50 juta lebih. (sut/lna)