Sempat Anjlok, Harga Telur Ayam Ras Mulai Stabil

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Selama satu bulan terakhir, harga komoditi telur ayam ras berangsur normal. Setelah sebelumnya sempat anjlok hingga Rp 13 ribu, kali ini sudah mencapai Rp 21 ribu per kilogram.

“Harganya bulan lalu, sekitar Rp 13 ribu. Kemudian, pelan-pelan, harganya naik, jadi Rp 15 ribu, Rp 18 ribu dan terakhir Rp 21 ribu per kilogram,” ujar salah satu karyawan ayam peternak, Dhani kepada Nusadaily.com.

Baca Juga

Menurut dia, meski harganya naik, tidak mengurangi minat masyarakat untuk membeli salah satu bahan kebutuhan pokok ini. “Kalau harganya naik secara signifikan, penjualannya lancar. Kalau naiknya langsung tinggi, biasanya penjualan agak kendor,” papar dia.

Menurutnya, telur ayam dengan harga Rp 21 ribu per kilogram tergolong normal. “Ini cenderung normal. Untuk ongkos pakan dan produksi juga lumayan cukup,” tandas dia kepada induk media Imperiumdaily ini.

Kenaikan harga tersebut menjadikan salah satu faktor penyebab inflasi di bulan Juni 2020 lalu. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, Sunaryo menjelaskan, ada beberapa komoditi yang menyebabkan inflasi. Salah satunya, adalah kenaikan harga telur ayam ras.

“Harga telur ayam ras mengalami kenaikan sebesar 7,99 persen dan memiliki andil 0,04 persen terhadap angka inflasi,” pungkas dia. (nda/top)

Post Terkait

banner 468x60