Sembilan Orang Terjaring Operasi Yustisi

  • Whatsapp
Warga Madiun menjalani sidang yustisi yang digelar Pemkab Madiun
banner 468x60

NUSADAILY.COM – Madiun – Sebanyak sembilan orang terjaring operasi yustisi Pemkab Madiun. Operasi yustisi terdapat gabungan anggota Satpol PP, Dishub, BPBD, TNI, Polri dan Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun

Operasi ini dilakukan guna menekan angka penyebaran Covid-19 yang saat ini terus meningkat di wilayah Kabupaten Madiun. Jika kedapatan ada pelanggar yang tidak menggunakan masker maka akan dikenakan sanksi sosial. Sanksi bisa melakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum atau membersihkan taman.

Baca Juga

Kepada Nusadaily.com, Bupati Madiun H. Ahmad Dawami Ragil Saputra menjelaskan, operasi yustisi, Jumat 25/09/2020 bertempat di depan Kantor Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun ini guna menekan angka penyebaran covid- 19. “Alhamdulilah, kesadaran warga Kabupaten Madiun tentang kedisiplinan  memakai masker sudah tinggi,” katanya. 

Dia menjelaskan, sembilan pelanggar ditindak petugas dan langsung menjalani sidang di tempat. Tujuh pelanggar di kenakan sanksi sosial yaitu membersihkan taman atau melakukan penyemprotan cairan disenfektan. Dua orang karena terburu-buru dikenakan sanksi denda sebesar Rp 200 ribu. Mayoritas pelanggar yang tidak menggunakan masker adalah masyarakat dari luar kabupaten Madiun.

Kepala Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun H. Teguh Harissa, SH, MH menambahkan, selama dilaksanakan operasi yustisi, Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menyidangkan dan menindak 72 pelanggar. Mereka tidak memakai masker. “Seperti sudah disampaikan Bapak Bupati, kesadaran masyarakat Kabupaten Madiun ini tentang pentingnya memakai masker sudah tinggi. Seperti yang sudah kita lihat hingga saat ini kebanyakan pelanggar domisili dari luar kota,” kata Teguh. (den/wan)

Post Terkait

banner 468x60