Sekjen Kemenkumham Evaluasi SAE L SIMA di Malang

  • Whatsapp
kemenkumham
Bambang Rantam Sariwanto, Sekjen Kemenkumham memberikan sambutan di SAW L SIMA Ngajum

NUSADAILY.COM – MALANG – Sekjen Kemenkumhan, Bambang Rantam Sariwanto mlakukan evaluasi lembaga binaan permasyarakatan SAE L SIMA di Desa Maguan Kecamatan Ngajum Malang, Jumat 4 Desember 2020 ini. Ini merupakan evaluasi Sekjen Kemenkumkam kali pertama setelah diresmikan lembaga  binaan, 16 September 2020 lalu oleh Yasonna H Laoly, Menteri Kemenkumham.

Dalam kunjungan kerja sekaligus evaluasi, Bambang menyampaikan berbagai macam bentuk dukungannya kepada seluruh jajaran Kemenkumham. “Saya ini menjabat tahun 2011 hingga 2020 ini. Saya ingin menyampaikan bekal kepada teman-teman apa yang harusnya dilakukan dan kelak akan ada hasil. Pekerjaan adalah bagian dari karya yang harus terus ada inovasi,” kata Bambang dilansir Nusadaily.com.

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan, bagaimana mereka mampu bekerja di Kemenkumham dan dapat menjalani karir sebaik mungkin. “Jangan pernah berhenti untuk berbuat kebaikan, penguatan evaluasi kerja selama tahun 2020 juga penting sebab 2021 akan datang seperti perencanaan yang berkualitas akan menjadi berhasil jika disusul dengan implemantasi yang baik,” tandasnya.

Sementara itu Krismono, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur yang mendampingi Sekjen Kemenkumham menanggapi kegiatan ini secara positif.  “Kita mengundang pak Sekjen ingin memberikan penguatan penguatan kepada seluruh Kasatker baik itu Imigrasi, Permasyarakatan, BAP maupun pejabat struktural yang ada di kantor wilayah. Ini adalah momen penting di akhir tahun,” papar Krismono dilansir Nusadaily.com.

Pihaknya mengaku akan mengevaluasi kinerja akhir tahun dan membuat perencanaan untuk awal tahun 2021 kelak. “Alasan kami melaksanakan evaluasi di SAE L SIMA Kecamatan Ngajum ini. Sebab ada beberapa agenda kami seperti launching aplikasi SAE LSIMA, Penandatangan MOU antara pihak ketiga dengan SAE L SIMA untuk pengelolaan tempat wisata dan Peresmian rumah sehat,” sambungnya.

Selain itu, lokasi tersebut juga ruang terbuka maka lebih baik diadakan pertemuan di tempat ini sebab saat ini masih dalam tahap pandemi covid 19.

Harapannya ini dapat diwujudkan dan di implementasikan sebagai sarana edukasi dan asimilasi untuk warga binaan permasyarakatan yang nyata dan bermanfaat.

“Kita akan mengkoordinir warga binaan seluruh Jawa Timur apabila sudah memenuhi syarat untuk diasimilasikan mungkin akan kita kirim kesini. Ini sebagai tindak lanjut pembinaan yang tadinya dilaksanakan dalam lembaga permasyarakatan dan kemudian akan dilakukan di sini,” tutupnya. (aje/wan)