Realisasi PAD Kota Batu Semester Pertama Masih Lesu

  • Whatsapp
Pariwisata menjadi andalan Kota Batu mengantongi Pendapatan Asli Daerah (PAD)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – Kota Batu – Perolehan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batu tak bisa direalisasikan optimal. Sejak pandemi datang menghantam, aktivitas perekonomian nyaris lumpuh dengan diberlakukannya penutupan kegiatan usaha dan pembatasan aktivitas.

Skenario penutupan sejumlah usaha diikuti juga dengan relaksasi kebijakan fiskal membuat sektor pajak tertekan. Laju pendapatan daerah pun turut terjegal. Hingga semester pertama tahun ini, pendapatan asli daerah baru terealisasi Rp 58,7 miliar dari target Rp 207 miliar atau terealisasi 28,36 persen.

Baca Juga

Kepala Bappelitbangda Kota Batu, M. Chori mengakui, situasi semacam ini sangat menyulitkan daerah untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. Terhitung mulai Maret hingga Juni 2020 sumber pendapatan asli daerah hampir mengalami kebuntuan. 
Selama ini, sumber pendapatan asli daerah masih didominasi sektor pajak dan retribusi di bidang pariwisata dan restoran. Aktivitas usaha itu mati suri selama pandemi melanda. 
“Selain tidak adanya pajak dari tempat wisata, Pemkot Batu juga menerapkan pembebasan retribusi pasar, kebersihan, hingga pembebasan tarif retribusi PDAM,” ujar Chori dilansir Nusadaily.com.

Situasi ini memberi dampak turbulensi ekonomi bagi Kota Batu. Sektor pariwisata yang lumpuh membuat PAD Kota Batu tersungkur. Diperkirakan PAD mengalami defisit hingga Rp. 80,8 miliar atau 40 persen. 

“Yang perlu ditempuh, bagaimana agar bisa menggerakkan dunia usaha agar pulih seperti sebelumnya,” ujar Chori.

Dengan ketersediaan penggunaan anggaran yang tersisa, Walikota Batu Dewanti Rumpoko meminta agar bisa dikucurkan sebagai instrumen melakukan stimulus perbaikan perekonomian. Salah satu strategi stimulus perekonomian yakni memanfaatkan sisa anggaran jaring pengaman sosial (JPS) untuk program recovery.


 “Recovery ekonomi bisa berupa permodalan atau fasilitas lainnya melalui program OPD masing-masing. Misal Diskumdag untuk pemulihan di bidang perdagangan, Dinas Pertanian dengan pemberian bantuan bibit atau lannya untuk petani terdampak,” pungkasnya. (wok/wan)

Post Terkait

banner 468x60