RAPBD 2021 Kabupaten Malang Disetujui, Proyeksi Pendapatan Rp 3,8 T

  • Whatsapp
paripurna
Suasana sidang paripurna di DPRD Kabupaten Malang, Senin hari ini (23/11)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – RAPBD Kabupaten Malang 2020 ditetapkan dalam sidang paripurna di gedung DPRD Kabupaten Malang, Senin hari ini (23/11. Hadir dalam sidang paripurna ini, Sjaichul Ghulam, Pjs Bupati Malang, Wahyu Hidayat Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Kepala OPD dan anggota DPRD Kabupaten Malang.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apreasiasi setinggi tingginya atas dukungan dan kerjasamanya semua pihak. Dengan kerja sama ini penyusunan APBD 2021 dilakukan dan hari ini ditetapkan,” ungkap Sjaichul Ghulam, Pjs Bupati Malang dilansir Nusadaily.com.

Dia menjelaskan, dalam RAPBD 2021, Pendapatan Daerah direncanakan sebesar Rp 3.896.677.599.184. Pendapatan Daerah dengan rincian PAD direncanakan sebesar Rp 715.980.715.184, Pajak Daerah sebesar Rp 286.873.217.000, Retribusi Daerah Rp 34.604.571.750, hasil pengelolaan Kekayaan Daerah yang disahkan Rp 20.068.612.020 dan lain lain Pendapatan Daerah yang sah Rp 374.434.314.414 .

Proyeksi pertumbuhan ekonomi akhir tahun 2021, kata dia, diperkirakan pada kisaran 5,91 persen. Semua itu didukung pemulihan konsumsi secara bertahap seiring dengan mulai pulihnya aktifitas ekonomi dalam adaptasi kebiasaan baru.

“Kita ketahui dampak pandemi Covid-19 berimbas pada meningkatnya kemiskinan dan pengangguran. Untuk itu dibutuhkan konsistensi dalam melanjutkan peningkatan akses pelayanan dasar kepada masyarakat, baik kebutuhan pendidikan, kesehatan, air bersih dan infrastruktur serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya.

Hasil persetujuan bersama ini, kata dia, secepatnya akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur. Semua itu agar dievaluasi sebagaimana ketentuan yang berlaku dan selanjutnya digunakan sebagai dasar penetapan peraturan daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2021. (aje/wan)