PT Amartha Gandeng 6 Pihak dalam Pemberdayaan Perempuan Pedesaan

  • Whatsapp
Direktur Komersial PT Amartha Mikro Fintek, Hadi Wenas secara simbolis menyerahkan bantuan pinjaman modal kepada perwakilan kelompok usaha di Pendopo Graha Amukti Praja, Kamis 8 April 2021 (nusadaily.com/ Fathur Rozi)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SITUBONDO – PT Amartha Mikro Fintek menggandeng 6 pihak dalam usaha memberdayakan perempuan pedesaan di Kabupaten Situbondo. Adapun 6 pihak tersebut antara lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Bank Jatim, Ikatan Sarjana Ekonomi (ISE), Dinas PMD, Fatayat NU, fajar emak sholeha (FES). Kesepakatan tersebut tertuang dalam penandatanganan MoU yang berlangsung di Pendopo Graha Amukti Praja, Kamis (8/4/2021).

Direktur Komisaris PT Amartha Mikro Fintek, Hadi Wenas mengatakan, pemberdayaan nantinya dilakukan dengan cara memberikan pelatihan, pendampingan hingga permodalan melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berisi 10 sampai 20 perempuan.

“Kami ingin memberikan pinjaman modal kepada ibu-ibu di pedesaan. Tujuannya agar pendapatan mereka semakin meningkat,” ujarnya.

Hadi Wenas mengungkapkan, pemilihan perempuan sebagai mitra kerja, agar bisa membantu perekonomian keluarga. “Kita lihat banyak ibu-ibu kurang produktif, karena hanya merawat anaknya di rumah.

Lebih lanjut, Hadi Wenas menjelaskan, PT Amartha Mikro Fintek hingga saat ini telah memiliki 9 cabang di Situbondo. Diantaranya, Kecamatan Situbondo, Panji, Mlandingan, Asembagus, Panarukan, Kendit, Jangkar, Mangaran dan Bungatan.

“Kami baru punya 9 cabang yang ada di kecamatan. Bapak bupati ingin (PT Amartha Mikro Fintek -red) ini ada di 17 kecamatan,” ucapnya.

Pria asli kota pahlawan ini mengungkapkan tahun 2019 PT Amartha Mikro Fintek telah melakukan pendampingan dan pelatihan kepada 2746 perempuan di Kabupaten Situbondo dan menyalurkan pendanaan lebih dari Rp 5,9 miliar.

“Penyaluran pertama kita lakukan pada bulan Agustus 2019 dengan pemodalan hampir Rp 6 miliar. Kami ingin ada peningkatan di tahun ini,” paparnya.

Hadi Wenas meyakini, di tahun ini pihaknya dapat memberikan pemberdayaan kepada 7500 lebih perempuan serta menyalurkan bantuan modal hingga Rp 25 miliar. Sehingga, UMKM di Kabupaten Situbondo bisa berkembang. Sehingga, bisa membantu perekonomian emak-emak. (fat/aka).