PPKM, Pasantren Kabupaten Malang Larang Kunjungan Wali Santri

  • Whatsapp
Pondok Pasantren Al Rifa'i Kecamatan Gondanglegi.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Sejumlah Pondok Pasantren di Kabupaten Malang melarang wali santri melakukan kunjungan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlangsung.

Hal itu dilakukan sebagai dukungan terhadap upaya Pemkab dalam menangani penyebaran virus Covid-19.

Salah satu Pesantren yang menerapkan pelarangan kunjungan wali santri itu adalah Pondok Pesantren Al-Rifa’i, Gondanglegi.

“Pelarangan kunjungan ini berlaku sejak akhir bulan Januari ini,” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Al-Rifa’i 2, KH. Muflih Zamachsyari usai menyambut kunjungan Bupati Malang, HM Sanusi bersama Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, Rabu, 13 Januari 2021.

Selain Pondok Pesantren Al-Rifa’i, Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1, Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi juga menerapkan hal yang sama. Artinya segala kunjungan yang wali santri tidak diperbolehkan. Larangan itu dibuat secara tertulis melalui surat edaran dan dikirimkan ke masing-masing wali santri.

“Kiriman berupa uang wajib dilakukan melalui transfer, dan tidak diperbolehkan ada interaksi secara langsung antara wali santri dan santri,” begitu petikan surat edaran tersebut.

Sementara itu, Bupati Malang, HM Sanusi memastikan selama pelaksanaan PPKM ini, setiap Muspika Kabupaten Malang melaksanakan patroli di wilayahnya masing-masing.

“Agar bisa dipastikan seluruh masyarakat sudah menerapkan PPKM ini dengan baik,” pungkasnya. (aje/kal)