PPKM Kota Malang Diperpanjang, Wali Kota Longgarkan Jam Malam

  • Whatsapp
Ilustrasi operasi gabungan saat PPKM. Amanda Egatya
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) wilayah Malang Raya resmi diperpanjang hingga 8 Februari 2021 mendatang. Namun, dalam putaran kedua kali ini, Kota Malang kembali melakukan modifikasi aturan.

Salah satunya, yakni terkait penerapan jam malam bagi pusat perbelanjaan, kafe restoran dan lainnya. Jika sebelumnya pada aturan pusat ditetapkan pukul 19.00, Kota Malang memberikan kelonggaran menjadi pukul 20.00 dengan berbagai pertimbangan.

Dalam penerapan aturan jam malam tersebut, sebelumnya memperbolehkan pelaku usaha, utamanya Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk menerapkan makan di tempat (dine in). Namun, dalam putaran kedua ini, tidak diizinkan.

BACA JUGA: Instruksi Mendagri, Kabupaten Malang Perpanjang PPKM

“Bagi PKL, kami tolerir pukul 20.00 boleh buka tapi dengan catatan tidak menyiapkan tempat duduk atau take away (dibawa pulang). Karena kan kasian mereka buka pukul 17.00 atau 18.00 tapi pukul 20.00 harus tutup,” jelas Wali Kota Malang, Sutiaji, Senin (25/1/2021).

Sementara, untuk aturan lain, tidak jauh berbeda dalam penerapan PPKM tahap pertama. Serta, tetap berpedoman pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 1 Tahun 2021.

“Untuk pembatasan kerumunan massa, untuk pengunjung kafe dibatasi hingga 25 persen dari total kapasitas. Kemudian, untuk penerapan Work From Office (WFO) sebesar 25 persen dan Work From Office sebesar 75 persen,” papar dia.

Pada kesempatan tersebut, Sutiaji berpesan agar masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Yakni, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas,” imbuh dia.

Menurut Sutiaji, PPKM merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19. Namun, juga membutuhkan dukungan masyarakat.

“Jadi mohon kesadaran itu, seandainya tertib, bagus, penilaian PPKM dari pusat berhasil, maka tidak ada perpanjangan,” tandas dia.

Untuk diketahui, ada sejumlah daerah yang juga akan mengikuti PPKM tahap dua, yakni Kota Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Lamongan, Ngawi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Nganjuk, dan Kabupaten Kediri.(nda)