PPKM Diperpanjang, Magetan Siapkan Tiga Faskus

  • Whatsapp
Tiga Faskus Magetan
Bupati Magetan Suprawoto bersama unsur Forkopimda dan Satgas Covid 19 melihat rencana Faskus Alternatif pada Sekolah Calon Tamtama di Jalan Pahlawan.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Seluruh wilayah Mataraman saat ini zona merah, termasuk Kabupaten Magetan. Penularan COVID-19 sangat signifikan.

Bupati Magetan Suprawoto memerintahkan Gugus Tugas Penanganan dan Penangulangnan COVID-19 segera antisipasi dengan siapkan tiga faskus dan perawatan.

BACA JUGA: Polisi Turun Tangan Video Viral Wanita di Sulut Terseret Mobil Nemplok di Kapnya

Dikatakan Bupati, kita siapkan ruang isolasi alternatif di Sekolah Calon Tamtama dekat dengan RSUD dr Sayidiman dan Gugus Tugas.

“Lokasinya strategis, dekat dengan RS dan Gugus Tugas. Jadi, jika ada apa-apa penangananya lebih mudah,” kata Bupati Suprawoto kepada nusadaily.com, Selasa (26/01/2021).

Fakus kedua, lajut Bupati, yaitu di Puskesmas Kecamatan Barat.

“Faskus ini jauh dari keramaian dan perawatanya dapat terfokus,” lanjut Bupati Magetan.

Faskus ketiga pada RSAU dr. Erfan memiliki alat PCR yang sekali running bisa 90.

BACA JUGA: Puluhan Pedagang Pasar Baru Magetan Tersingkir Setelah Renovasi

“Kita sudah mempersiapkan diri, saat ini rumah sakit di Karisidenan Madiun sudah penuh semua. Selain itu, hari ini dijadwalkan Kabupaten Magetan terima 3.000 vaksin gelombang pertama untuk nakes,” terangnya.

Sementara itu, epidemolog Dinkes Magetan Agus Yudi Pramono mengatakan, Kabupaten Magetan tingkat penularan COVID-19 tertinggi pekan pertama Januari 2021.

BACA JUGA: Viral Video Buang Telur ke Sawah, Peternak Magetan Klarifikasi

”Kita peringkat 26 di Jawa Timur, terutama pada penularan ditingkat komunitas. Yang didominasi oleh klaster perkantoran dan rumah tangga. Saat ini kapasitas testing masih terkendala, terutama ketersedian reagen dan SDM,” Pungkas Agus. (nto/ark)