Polresta Banyuwangi Ciduk Bandar Narkoba Antar Kabupaten

  • Whatsapp
Bandar Narkoba
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin saat menunjukan barang bukti sabu dan pil ekstasi
banner 468x60

Barang Bukti 748 Butir Ekstasi dan 285 Gram Sabu

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Kepolsian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi berhasil mengungkap jaringan pengedar narkoba antar kabupaten.

Dalam opersi tersebut polisi berhasil menangkap satu bandar besar berinisial JK (40) warga Kecamatan Kabat dengan barang bukti sabu seberat 285,29 gram dan 748 butir ekstasi.

Baca Juga

BACA JUGA: 6 Pengguna Narkoba Diamankan BNNK Mojokerto, 4 Terindikasi Pengedar

“Tangkapan kali ini cukup besar. Kita berhasil menangkap Bos narkoba dengan barang bukti lumayan banyak. Yakni 4 paket sabu seberat 285,29 gram dan pil ekstasi sebanyak 748 butir dengan berat 327,27 gram,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin saat pers rilis, Kamis 21 Januari 2021.

“Selain itu kita juga berhasil mengamankan uang sebesar Rp 20 juta hasil penjualan narkoba, satu unit timbangan elektrik, satu buah kantong kain warna putih bermotif, sekantong plastik bekas bungkus teh, 2 buah kresek warna hitam, sebuah tas warna biru, dan satu unit Hp Iphone,” sebutnya.

BACA JUGA: Ketua DPC PABERSI Deli Serdang: Melalui Olah Raga Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Penangkapan bandar narkoba antar kabupaten ini bermula dari pengembangan kasus hasil ungkap sebelumnya.

“Ini hasil pengembangan dari tangkapan sebelumnya. Tersangka kita tangkap di rumahnya. Tersangka ini merupakan otak dan pemilik narkoba ini,” jelas Kapolresta.

BACA JUGA: Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba Jaringan Tahun Baru

Dalam menjalankan bisnisnya, tersangka tidak bertemu secara langsung dengan konsumennya.

“Jadi modus yang digunakan tersangka ialah dengan menggunakan teknik ranjau. Barang haram tersebut ditaruh di suatu tempat yang sudah disepakati dengan pembelinya,” sebut Arman. 

Barang haram tersebut, kata Arman, diperoleh pelaku dari luar Kabupaten Banyuwangi.

BACA JUGA: Polres Tanjungpinang Tangkap Empat Orang Terkait Kasus Narkoba

“Jadi ini adalah jaringan antar kabupaten. Kita masih melakukan pengembangan dan pendalaman kasus untuk mengungkap jaringan tersangka,” tegas Arman. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka kini harus mendekam di jeruji sel tahanan Polresta Banyuwangi.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Tersangka terancaman hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun kurungan penjara,” tutup Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin. (ozi)