Polisi Gadungan, Tipu Korbannya hingga Meraup Jutaan Rupiah

  • Whatsapp
Kapolsek Poncokusumo AKP M Luthfi saat mengintrogasi pelaku pasca penangkapan, Selasa (16/2).
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Modus penipuan dengan mengaku menjadi anggota kepolisian kerap terjadi. Kali ini menimpa Muhammad Koifin Hamzah (17) warga Desa Wringinanom Poncokusumo. Dia ditipu oleh oleh pelaku Syafi’i Umam (24) dengan cara melakukan pemerasan via sosial media Facebook.

Read More

Disampaikan Kapolsek Poncokusumo AKP M Luthfi, pihaknya telah berhasil mengamankan pelaku saat hendak melancarkan aksinya.

“Peristiwa ini terjadi di awal bulan ini (3/2), melalui akun Fecebook atas nama Wiyogo. Pelaku mengaku sebagai anggota Polsek Poncokusumo dengan nama samaran Bripka Jurna Afrianto alias Ambon,” katanya hari ini (16/2).

Kapolsek melanjutkan, modusnya korban ditakut takuti bahwa sudah masuk dalam buku besar pelaku narkoba. Maka jika ingin selamat korban harus membayar uang sejumlah Rp 1 juta. Maka nama korban akan dihapus dari buku besar tersebut.

“Kalau tetap tidak mau, maka korban akan ditangkap dan akan keluar uang lebih banyak yakni sekitar Rp 6 sampai 7 juta nantinya,” timpalnya.

Namun, korban yang merasa ketakutan dengan sigap langsung mengkonfirmasikannya ke Polsek Poncokusumo mengenai kabar tentang kebenaran keanggotaan pelaku sebagai polisi.

“Setelah korban melaporkan kejadian tersebut, kami langsung meminta korban membuat janji untuk bertemu pelaku. Dengan alasan akan menyerahkan sejumlah uang yang diminta. Maka dengan begitu kami dapat lakukan penangkapan,” bebernya.

Sebagai informasi, ternyata pelaku diketahui sudah 2 kali melakukan modus ini. Sudah ada 2 korban yang ternyata tertipu dengan menyerahkan sejumlah uang kepada polisi gadungan ini. (aje/aka)