Persiapkan Kebiasaan Normal Baru, Ning Ita Kunjungi Pesantren di Kota Mojokerto

  • Whatsapp
Wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari Saat mengunjungi salah satu pondok yang ada di Kota Mojokerto, Rabu, 15 Juli 2020. (foto : din/nusadaily.com)
banner 468x60

"
"

Baca Juga

"
"

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Perhatian Wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari dalam menjalankan kebiasaan normal baru dalam bidang pendidikan tidak hanya sebatas pendidikan formal tetapi juga meliputi pendidikan non formal.

Pada Selasa, 14 Juli 2020 malam Ning Ita bersama Wakil Ketua II DPRD Kota Mojokerto Djunaidi Malik dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mojokerto Choirul Anwar bersilaturahmi ke pondok-pondok pesantren yang ada di Kota Mojokerto.

Kunjungan Ning Ita dimulai dari Ponpes Sholihiyah asuhan KH. M. Rofi’i di Penarip berlanjut ke Ponpes Sabilul Muttaqin asuhan KH. Mutohharun di Mentikan, dan berakhir di Ponpes Tarbiyatul Aulad asuhan Ustadz Ismail Abdurrahman di Pulorejo.

Pada kesempatan ini Ning Ita meninjau terkait protokol kesehatan dalam kegiatan belajar mengajar di Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah. “Saya minta RMI menginventarisir permasalahan yang dihadapi oleh Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah kemudian segera dilaporkan kepada pemerintah.”kata Ning Ita.

Lebih lanjut Ning Ita menambahkan semakin cepat masalah diinventarisir maka akan cepat dicarikan solusinya. “Apa saja kebutuhan untuk menjalankan new normal segera dilaporkan nanti akan kami bantu untuk memenuhi sehingga protokol kesehatan segera diterapkan dan proses pembelajaran bisa segera berlangsung.”tegas Ning Ita.

Ning Ita juga berpesan agar semua pihak terus berkomunikasi dan bersinergi sehingga di pesantren bisa diterapkan normal baru. “Saya harap Bagian Kesra, Kemenag dan RMI terus bersinergi dalam menangani permasalahan-permasalahan yang dihadapi di pesantren.”tutur Ning Ita.

Disamping meninjau kondisi pesantren dan berdialog mengenai metode tatanan baru di masing masing Ponpes. Ning Ita juga memberikan peralatan protokol kesehatan seperti face shields, hand sanitizer, masker dan suplemen probiotik yang bisa dikonsumsi oleh santri dan pengurus Ponpes.(din/aka)

Post Terkait

banner 468x60