Persiapan New Normal, TNI-Polri Blusukan di Pasar Beri Edukasi

  • Whatsapp
Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, dan Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto saat blusukan di Pasar Tanjung, Kota Mojokerto. (din)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Jelang kesiapan tatanan kehidupan new normal di Kota Mojokerto, TNI-Polri blusukan dan bagikan 2.000 masker di sentra ekonomi masyarakat, yakni pasar Tanjung di Kecamatan Magersari dan sekitarnya, Senin 29 Juni 2020 sore.

Baca Juga

Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, menjelaskan pihaknya bekerjasama bersama Dandim 0815 sengaja membagikan ribuan masker. Selain sebagai kesiapan menghadapi new normal, melainkan juga dalam rangka hari ulang tahun Bhayangkara pada 1 Juli 2020 nanti.

“Sebagai sasaran kami melakukan peninjauan langsung ke pusat-pusat pasar atau sentra ekonomi masyarakat,” ungkap mantan Kapolres Sumenep, Senin 29 Juni 2020 puul 15.00 WIB saat meninjau kondisi pasar terbesar di kota onde-onde ini.

Sayangnya kesadaran masyarakat nampak masih minim. Terlihat sejumlah pedagang maupun pembeli yang berada di pasar dengan perputaran uang 24 jam ini tak menggunakan masker. Ada yang beralasan tertinggal di rumah, bahkan ada yang memang belum memiliki masker sama sekali.

“Kita lihat tadi masih ada masyarakat yang belum menggunakan masker. Sehingga kami lakukan pembagian sekaligus upaya edukasi secara persuasif dan masif ke masyarakat. Agar kesehataannya terjaga dengan tetap menggunakan masker sesuai protokol kesehatan,” terang Deddy.

Pihaknya sengaja memilih pasar sebagai sasaran pembagian 1.600 masker tersebut, tak lain dikarenakan pasar merupakan sarana sentra ekonomi masyarakat yang harus diantispasi agar tidak terjadi penyebaran virus Covid -19.

Perlu diketahui Kapolri resmi mencabut Maklumat Nomor MAK/2/III/2020 yang diterbitkan pada 19 Maret 2020 yang berisi tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona (COVID-19).

Dimana saat ini Kapolri Jenderal Idham mencabut maklumat tersebut lewat Surat Telegram Rahasia (TR) Kapolri dengan Nomor STR/364/VI/OPS.2./2020 tanggal 25 Juni 2020 yang ditandatangani oleh As Ops Kapolri, Irjen Herry Rudolf Nahak. Untuk itu pihaknya mendukung kebijakan adaptasi kebiasaan baru atau new normal yang diminta Kapolri di setiap jajarannya.

“Diharapkan masyarakat terbiasa dengan kehidupan new normal atau kebiasaan baru. Makanya ke depan ketika masyarakat itu disiplin mencegah dengan mengikuti protokol kesehatan maka kemungkinan kecil untuk tersebarnya covid-19 di Kota Mojokerto. Untuk itu, kita mengantisipasi jangan sampai jadi penyebaran covid-19. Setidaknya masyarakat bisa memahami pentingnya penggunaan masker yang setidaknya mampu mencegah 60 persen daripada penyebaran virus itu sendiri,” imbuhnya.

Sementara itu, Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto memastikan, TNI akan selalu bersinergi dengan Polri. Untuk membantu pemerintah dalam rangka edukasi masyarakat soal new normal atau tatanan kehidupan baru di tengah Covid – 19.

“Memback up polri maupun pemerintah daerah dalam rangka edukasi masyarakat menyongsong new normal. Dimana masyarakat jangan sampai tidak tahu new normal. Sebab Covid-19 itu masih ada, bukan tidak ada,” tegas Dwi.

Ia menambahkan, hanya saja perekonomian saat ini harus degera diangkitkan kembali kendati wabah Covid-19 masih belum berakhir di Indonesia. “Sehingga masyarakat sudah bisa menghidupi dirinya sendiri,” tandasnya. (din/lna)

Post Terkait

banner 468x60