Permak Daging Kurban, Peluang Bisnis di Hari Raya Idul Adha

  • Whatsapp
Permak Daging Kurban untuk Masyarakat
Moch Ansor saat mengerjakan orderan permak daging hewan kurban.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – TULUNGAGUNG – Banjir daging hewan kurban pada Rari Raya Idul Adha seperti ini dimanfaatkan oleh pengusaha kuliner asal Tulungagung, Mochammad Ansor (45) untuk mencari keuntungan.

BACA JUGA: Jangan Khawatir, Ini 6 Penawar Usai Makan Daging Kambing

Baca Juga

Jika pengusaha kuliner lainnya memilih untuk menutup warungnya dengan alasan sedang melimpahnya daging kambing maupun sapi. Namun bapak satu ini lebih memilih jalan lain.

Ansor memilih untuk membuka jasa permak daging hewan kurban menjadi masakan yang menggugah selera masyarakat. Seperti krengseng daging kambing dan gule daging kambing. Harga yang dibandrol pun cukup murah yakni 75 ribu rupiah perkilogram daging kambing.

Kepada Nusadaily.com, Ansor mengatakan, istilah permak dipilih karena sudah famiar di masyarakat. Untuk menggambarkan pembuatan bahan mentah menjadi bahan jadi dalam dunia fashion. Oleh sebab itu dirinya memilih istilah tersebut agar mudah diingat.

“Mulainya baru tahun ini alhamdulillah respon masyarakat cukup baik, banyak yang nanya nanya dan order,” ujarnya.

BACA JUGA: Ngeri-Ngeri Sedap, Tengkleng Baphomet Viral di Twitter

Untuk Idul Adha kali ini, dirinya mengaku menerima orderan dari beberapa orang. Sisanya memilih menunda orderan karena jadwal tunggu yang membuat calon pemesan berfikir ulang.

“Ada yang nanya-nanya tapi karena antriannya sudah ada, terus baru bisa dikerjakan keesokan harinya. Akhirnya memilih menunda pesanannya, ndak papa kita juga bisa memahami,” ucapnya.

Masyarakat Bingung Masak

Ansor menjelaskan, ide ini muncul karena banyaknya masyarakat yang menerima paket hewan kurban namun bingung memasaknya. Apalagi jika kebagian kepala, kaki dan bagian sumsum tulang kambing.

Dari sinilah ide tersebut muncul, kemudian dirinya membagikan informasi jasa permak daging hewan kurban ini melalui grup WA dan banyak masyarakat yang antusias.

“Karena kan banyak yang dapat jatah daging kurban, tapi biasanya kesulitan memasaknya itu. Sering bingung, akhirnya kita coba buka jasa ini, alhamdulillah responnya cukup bagus,” ungkapnya.

Ansor menjelaskan, peminat jasa ini tak perlu repot dan bingung. Mereka tinggal mengantarkan daging dan tulang bahkan kepala dan kaki kambing yang masih tertutup kulit kepadanya. Kemudian dengan pengalamannya sebagai pemilik kuliner berbasis kambing, pihaknya akan menyiapkan bahan mentah tersebut menjadi makanan siap saji.

Tersedia Dua Menu

Untuk jasa permak ini, dirinya hanya menyiapkan dua menu yakni menu krengsengan dan menu gule. Sedangkan menu sate bakar tidak bisa dilayani karena seringkali bahan mentah yang diberikan oleh pelangganya terlalu sedikit dagingnya sehingga tidak cukup jika dijadikan sate.

“Lha ini pas kebetulan ada orderan satu kambing untuk disembelih, jadi niatnya tetap untuk Idul Adha tapi dibagi bagikan dalam keadaan matang kita juga menerima yang seperti itu,” jelasnya.

Sementara itu Endro, salah satu pengguna jasa ini mengaku memilih jasa permak daging hewan kurban karena dirinya kesulitan memasak kepala kambing dan bagian tulang tulangnya.

Endro mengaku cukup terbantu dengan adanya jasa seperti ini, apalagi selama ini jika mendapatkan jatah bagian kepala maupun kaki dan tulang kambing, dirinya kebingungan dimasak menjadi apa.

“Karena ya ndak tau mau bagaimana masaknya akhirnya ada jasa ini ya sudah kita manfaatkan saja,” pungkasnya. (fim)

Post Terkait

banner 468x60