Perilaku Pencegahan Covid-19 Masyarakat Kota Blitar Menurun, Jenuh?

  • Whatsapp
operasi gabungan di Blitar. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BLITAR – Perilaku pencegahan Covid-19 masyarakat Kota Blitar menurun. Hal itu diungkapkan Kepala Satpol PP Kota Blitar, Hadi Maskun. Ia tak menampik bahwa masyarakat saat ini cenderung mengabaikan protokol pencegahan Covid-19. Kecenderungan masyarakat mengabaikan protokol kesehatan karena kejenuhan.

“Iya jenuh, itulah alasan penurunan prilaku pencegahan Covid-19 oleh masyarakat. Kondisi ini kan sudah berlangsung lama, terhitung sejak akhir Maret 2020,” katanya kepada Nusadaily.com, Selasa 24 November 2020.

Baca Juga

Hadi menjelaskan, masyarakat sudah jenuh dengan ketidakbebasan dalam beraktivitas di luar rumah. Padahal perilaku memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M), sangat penting untuk mencegah penyebaran virus corona.

Kondisi seperti ini langsung berimbas, sebab saat ini Kota Blitar masih berkutat dalam zona oranye. Disisi lain, perputaran ekonomi harus berjalan. Pembukaan lokasi wisata dan pusat perbelanjaan dibuka untuk menyokong arus ekonomi di Kota Blitar.

“Nah, masalah ini tak hanya di Kota Blitar saja melainkan terjadi juga di berbagai wilayah di Indonesia,” tungkasnya.

Hadi menambahkan, peran serta elemen masyarakat dalam memperingatkan perilaku 3M sangat diperlukan. Penegakan hukum saja tak cukup. Oleh sebab itu ia mengimbau agar tokoh masyarakat turut membantu mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah.

“Kita harus bersama-sama saling mengingatkan. Protokol kesehatan harus diterapkan dengan ketat. Makanya saya mengajak semua pihak, baik masyarakat, tokoh agama, dan lain sebagainya untuk menerapkan prilaku 3M,” imbuhnya.(tan/lna)

Post Terkait

banner 468x60