Penyuluh KB Pasuruan Terancam Gagal Diangkat PNS

  • Whatsapp
KB pasuruan
Tenaga PLKB berdialog dengan anggota FGolkar DPRD Kabupaten Pasuruan.(istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NUSADAILY.COM – PASURUAN – Puluhan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang bekerja di tingkat kecamatan di Kabupaten Pasuruan terancam gagal diangkat sebagai PNS. Ini karena revisi SK PLKB Non PNS yang menjadi persyaratan menjadi PNS tidak juga disetujui Kepala Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuam (KBPP) Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga

Ketua Forum PLKB Jawa Timur, Tajuddin mengatakan, awalnya, BKKBN ini membuka lowongan untuk formasi jabatan fungsional penyuluh KB dengan status PNS. Dari jumlah kuota 45 orang PNS di Kabupaten Pasuruan, saat ini hanya terdapat 22 orang.

BACA JUGA: Kepala BKKBN : Ada 8 Jalan Bentengi Keluarga dari Covid

“Formasi PNS ini menjadi harapan kami yang selama ini hanya berstatus pegawai kontrak. Persyaratan yang dibutuhkan minimal bekerja 1 tahun, sedangkan kami sudah bertugas dari 2 tahun hingga 15 tahun,” kata Tajuddin.

Pihaknya sudah beberapa kali meminta agar Surat Perjanjian Kerja (SPK) yang dikantonginya diubah dalam SK Kadis KBPP. Namun hingga kini belum juga terealisir dengan berbagai alasan.

Sugiarto, anggota FGolkar DPRD Kabupaten Pasuruan yang menerima pengaduan, siap memfasilitasi para tenaga PLKB. Menurutnya, tambahan formasi ini menjadi kesempatan prioritas bagi petugas lapangan diangkat sebagai PNS dibawah naungan BKKBN. (oni)

Post Terkait

banner 468x60