Pengadaan APD di TPS Saat Pencoblosan Pilwali Blitar Digelontor Rp 3 Miliar

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BLITAR – Alat Pelindung Diri (APD) untuk menjamin keselamatan ditengah pandemi Covid-19 bagi kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan Linmas saat bertugas di tempat pemungutan suara (TPS) di Pilwali Blitar 2020 sangat penting.

Pemerintah Kota Blitar telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 3 miliar untuk penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 saat pelaksanaan pemungutan suara di Pilwali Blitar 2020.

"
"

Baca Juga

"
"

BACA JUGA: Khofifah Dorong Batik Pamekasan Patenkan Desain ke HAKI

Kepala Bakesbangpol dan Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan, anggaran pengadaan APD untuk KPPS berada di Bakesbangpol dan Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Kota Blitar, sedang anggaran pengadaan APD untuk Linmas berada di Satpol PP Kota Blitar. Anggaran itu bersumber dari Perubahan APBD 2020.

“Aanggaran pengadaan APD untuk pelaksanaan pemungutan suara yang berada di Bakesbangpol sekitar Rp 1,6 miliar. Sedang anggaran pengadaan APD untuk Linmas yang melekat di Satpol PP lebih dari Rp 1,3 miliar,” kata Hakim kepada Nusadaily.com, Rabu 16 September 2020.

Pemkot Blitar menyiapkan anggaran itu, lanjut Hakim, untuk mengantisipasi jika anggaran pengadaan APD dari pemerintah pusat kepada KPU tidak cair. Sebab menurutnya, sampai sekarang belum ada kejelasan soal anggaran pengadaan APD dari pemerintah pusat khusus untuk pelaksanaan pemungutan suara di TPS.

BACA JUGA: Lupaja Gandeng BUMDes Perluas Layanan Sembako Murah

“Kita perlu melakukan antisipasi. Jadi ketika nanti anggaran dari APBN tidak ada, kita sudah siap membackup terkait APD untuk petugas saat pelaksanaan pemungutan suara di TPS. Sehingga keselamatan petugas tetap terjaga,” imbuhnya.(tan)

Post Terkait

banner 468x60