Pemkot Malang Ajak Kelompok Disabilitas Terlibat Dalam Pembangunan

  • Whatsapp
disabilitas malang
LIBATKAN DISABILITAS: Pemkot Malang menggelar Musrebang bersama kaum disabilitas di NCC, Selasa (26/1/2021).(istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan. Salah satunya, yakni kelompok disabilitas. Berbagai usulan mereka dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Disabilitas Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2022 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, di NCC Balai Kota Malang, Selasa (26/1/2021).

Kepala Bappeda Kota Malang Dwi Rahayu mengungkapkan, keterlibatan kelompok disabilitas dalam penyusunan pembangunan daerah menjadi hal yang penting. Sebab, partisipasi masyarakat salam penyelenggaraan pembangunan daerah sudah diatur dalam undang-undang.

Baca Juga

BACA JUGA: Petakan Titik Banjir, Pemkot Malang Segera Buat Master Plan

“Ini salah satu upaya Pemkot Malang dalam mengikutsertakan, keberpihakan dan partisipasi bagi penyandang disabilitas untuk penyusunan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Kota Malang,” terang dia.

Dalam musrenbang kali ini9 setiap usulan kegiatan yang disampaikan akan dikaji dan dilaksanakan sesuai dengan skala prioritas. Diharapkan, kesejahteraan masyarakat, utamanya kaum disabilitas, dapat terpenuhi.

“Penetapan ide dan gagasan, serta merumuskan dan menyampaikan kegiatan prioritas terhadap kesejahteraan disabilitas untuk pembangunan daerah tahun 2022,” jelas dia.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji menambahkan, apa yang menjadi masukan dan usulan dalam Musrenbang kali ini nantinya akan disesuaikan dengan acuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Timur dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Sehingga, apa yang saat ini dimusyawarahkan tentu sudah dibuat rambu-rambunya dan disesuaikan dengan isu strategis yang ada di provinsi hasil breakdown isu strategis nasional,” jelas dia.

Sutiaji menyebut, tahun lalu, sudah ada 55 persen usulan dari kelompok disabilitas yang masuk dalam RKPD tahun 2021. Sisanya, akan diselaraskan agar strategis dan bisa masuk ke dalam penyusunan RKPD tahun 2022.

BACA JUGA: Puluhan Fasyankes di Kota Malang Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19 – Imperiumdaily.com

“Kami berharap banyak acara Musrenbang disabilitas akan menelurkan hal-hal yang menjadi jembatan, ide-ide kalian (kelompok disabilitas) bisa kami akomodi. Tak sekedar usulan, tapi juga omplementasi di lapangan,” pungkas dia.(nda/lna)