Pembubaran Wayang Kulit di Talun, Bupati Blitar ‘Salahkan’ Masyarakat

  • Whatsapp
Pembubaran Wayang Kulit
Bupati Blitar Rijanto
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BLITAR – Pembubaran pagelaran wayang kulit di Kecamatan Talun Kabupaten Blitar oleh tim gabungan yang sedang melakukan operasi yustisi. Pagelaran itu melanggar protokol kesehatan, Selasa 15 September 2020 malam. Terkait pembubaran, Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM salahkan masyarakat.

Polisi ketika membubarkan pagelaran wayang

BACA JUGA: Polisi Bondowoso Buyarkan Acara Gobak Sodor di Dua Kecamatan

"
"

Baca Juga

"
"

Kepada Nusadaily.com, Rijanto mengatakan, kejadian semacam ini tidak boleh terjadi lagi. Ia berdalih sebenarnya dalam acara itu sudah menerapkan protokol kesehatan. Namun karena sudah lama tidak ada tontonan akhirnya mereka datang dengan tujuan menyaksikan langsung pagelaran wayang kulit.

“Masyarakat tidak tahu ada operasi gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP. Jadi hal semacam ini jangan sampai terjadi lagi. Protokol kesehatan harus diterapkan dengan ketat,” tegasnya, Kamis 17 September 2020.

“Kalau masalah izin, kan ini yang menyelenggarakan Muspika, instansi, gugus tugas, dan bukan masyarakat. Jadi mungkin pak Kapolsek belum lapor ke Kapolres, sehingga itu wajar atasan menegur bawahan,” tuturnya.

Lebih lanjut Rijanto menjelaskan, adanya kegiatan-kegiatan dari pelaku seni di kecamatan-kecamatan berawal ketika gugus tugas mendapat keluhan dari para seniman. Di mana karena kondisi Covid-19 pekerjaan mereka mati semua.

BACA JUGA: Sosialisasi Perbup Langgar Prokes, Pagelaran Wayang Kulit di Talun Blitar Dibubarkan

“Awalnya kelompok mau melakukan unjuk rasa. Kemudian kita fasilitasi agat tidak usah unjuk rasa, namun membantu gugus tugas sosialisasi protokol kesehatan. Apa yang mereka mampu ditampilkan, namun harus dengan protokol kesehatan,” jelasnya.

Setelah dilakukan musyawarah dengan cepat, imbuh Bupati, akhirnya dilakukan kegiatan secara virtual kerjasama dengan kominfo. Sehingga masyarakat tidak perlu datang langsung menyaksikan, namun cukup dengan melihat di youtube akun Pemkab Blitar.(tan/cak)

Post Terkait

banner 468x60