Pembelajaran Tatap Muka di Banyuwangi: Tak Ada Izin Orang Tua, Siswa Boleh Absen

  • Whatsapp
pembelajaran banyuwangi
Pemeriksaan suhu badan terhadap siswa yang melaksanakan pembelajaran tatap muka. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi mulai memberlakukan pembelajaran tatap muka di sekolah. Kebijakan ini berlaku bagi sekolah yang sudah terverifikasi memenuhi persyaratan sesuai standar Satgas Covid-19.

Meskipun demikian, bagi para siswa yang tidak memperoleh izin dari orang tuanya untuk mengikuti pembelajaran tatap muka, diperkenankan tidak masuk sekolah alias absen. Namun mereka tetap diwajibkan untuk mengikuti pembelajaran online seperti biasanya.

Baca Juga

BACA JUGA: Pembelajaran Tatap Muka Magetan Hari Senin Dibatalkan, Kenapa?

“Bagi siswa yang tidak mendapatkan izin orang tua sama sekali tidak apa-apa. Bisa melanjutkan proses pembelajaran secara online seperti selama ini. Dan sekolah akan memfasiltasi. Sama sekali tidak ada sanksi. Kita akan kawal itu,” tegas Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, Selasa 19 Januari 2021.

Menurut dr. Rio, sapaan akrabnya, Bupati Banyuwangi telah memberikan izin untuk pelaksanaan pembelajaran langsung di sekolah. Izin tersebut telah diterbitkan pada Jumat, 15 Januari 2021 lalu.

“Karena izin Bupati sudah keluar maka proses lainnya bisa dilakukan. Sebelumnya sudah dilakukan visitasi atau assesment terhadap sekolah-sekolah berkaitan kesesuaian dengan protokol kesehatan oleh Satgas Penanganan Covid-18 Kecamatan,” katanya. 

Pembelajaran langsung tersebut juga berpedoman pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri. Dimana ada tiga syarat utama yang dibutuhkan, yakni izin Bupati, izin orang tua dan kesiapan sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan. 

“Karena izin Bupati sudah keluar, kesiapan sekolah terhadap protokol kesehatan sudah dilakukan, maka tinggal izin orang tua,” kata dr. Rio. 

BACA JUGA: Bupati Hingga Tokoh Agama Akan Ikut Vaksinasi Perdana di Banyuwangi

Ditegaskan olehnya, siswa boleh mengikuti pembelajaran tatap muka asalkan dibekali izin dari orang tua. Apabila siswa tidak diizinkan, maka sekolah tidak diperkenankan untuk memaksa mengikuti pembelajaran tersebut.

“Karena pembelajaran tatap muka ini bukan suatu hal yang wajib. Namun pihak sekolah boleh melakukannya,” kata dr. Rio yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi tersebut. (ozi/lna)