Pegawai BUMN Terkonfirmasi, Gugus Tugas Tulungagung Waspadai Klaster Perkantoran

  • Whatsapp
galih
Galih Nusantoro, Wakil Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tulungagung memberikan keterangan
banner 468x60

NUSADAILY.COM – TULUNGAGUNG – Tiga orang tambahan terkonfirmasi Covid-19, sedangkan empat orang pasien sembuh di Tulungagung. Dengan demikian total terkonfirmasi sebanyak 538 orang. Jumlah tersebut terdiri dari pasien sembuh 509 orang, enam meninggal dunia, tujuh perawatan, 11 dikarantina dan lima menjalani isolasi mandiri. Angka tersebut berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tulungagung per Selasa, 24 November kemarin.

Wakil GTPP Covid-19 Tulungagung, Galih Nusantoro mengatakan, tiga tambahan kasus terkonfirmasi tersebut terdiri dari warga kecamatan Kalidawir, Sumbergempol dan Boyolangu. “Ada warga kecamatan Boyolangu, Sumbergempol dan Kalidawir,” ujarnya dilansir Nusadaily.com.

Baca Juga

Salah satu terkonfirmasi adalah YLW, Galih menyebut selama lima hari sebelumnya, YLW mengalami anosmia yakni kondisi pasien yang mengalami kehilangan indra penciumannya.  Apalagi selama ini YLW memiliki kontak erat dengan salah satu pasien yang berobat kepada Tenaga Kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19.

“Gejalanya itu sudah tidak bisa mencium bau, selama lima hari terakhir dan memiliki kontak erat dengan temannya yang pasien salah satu nakes terkonfirmasi. Kemudian dilakukan swab dan hasilnya terkonfirmasi,” ungkapnya.

Galih menjelaskan, pihaknya telah melakukan tracing kepada kontak erat terkonfirmasi terutama teman kantornya, hasilnya ada tiga teman kantornya yang reaktif dan telah menjalani pengambilan spesimen swab.

“Ada 3 temannya yang reaktif, ini sedang menunggu hasil swab,” jelasnya.

Galih mengakui, dengan adanya temuan ini maka sudah seharusnya masyarakat semakin waspada. Mengingat adanya penyebaran di klaster keluarga dan perkantoran yang harus diwaspadai oleh masyarakat Tulungagung.

Oleh sebab itu pengetatan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari hari harus dilakukan dengan maksimal, sehingga penyebran Covid-19 di Tulungagung bisa dikendalikan. “Untuk itu kita ingatkan potensi klaster perkantoran dan klaster keluarga,” pungkasnya. (fim/wan)

Post Terkait

banner 468x60