Omah Semar, Rumah Makan Hits di Jalur Gunung Bromo via Poncokusumo

  • Whatsapp
rumah makan bromo
Tangkapan layar Youtube Channel Widyanto Explore
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Omah Semar, rumah makan yang berdiri asri di jalan Raya Simpar Nomor 1 RT1/RW1, Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Karena penasaran, Nusadaily.com mampir untuk sekadar menikmati senja hari itu, terlihat konsep tradisional Jawa yang diusung pemilik.

Omah Semar menjadi daya tarik tersendiri. Karena seperti diketahui kawasan tersebut merupakan jalur menuju TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) dan belum ada tempat makan serta bersantai seperti ini.

Baca Juga: Bus Damri Batu-Bromo Hanya Beroperasi Saat Ada Permintaan

Omah semar berdiri belum ada setahun. Yoga Dimas Christian (27) sang pemilik menuturkan, rumah makan ini baru berdiri sekitar tujuh bulan lalu, tepatnya 23 September 2020.

“Konsepnya tradisional Jawa, sebagian besar bangunan kita gunakan material kayu. Kemudian ada spot foto bagi pengunjung, kami tata dengan gemerlap lampu dipadukan dengan hamparan rumput yang luas,” katanya, Sabtu (24/4/2021).

Baca Juga: Nyepi, Wisata Gunung Bromo Bakal Ditutup Total

Tak hanya menjadi tempat makan dan santai, Yoga juga menambahkan, Omah Semar dilengkapi berbagai kebutuhan pengunjung.

“Selain tempat makan kami juga siapkan Kafe, Souvenir Store, Aula Pernikahan hingga Meeting Room. Semua tersedia komplet di satu area,” sambungnya.

Baca Juga: Balai Besar TNBTS Bakal Tambah Kuota Wisatawan Gunung Bromo

Yoga juga bekerjasama dengan beberapa UMKM di Malang. Dengan menempatkan beberapa produk UMKM tersebut yang kemudian dipasarkan di Souvenir Store miliknya.

“Sekarang juga masih masa pandemi COVID-19. Jadi tidak ada salahnya kita saling membantu dalam menggerakkan porsi ekonomi lebih baik lagi,” tukasnya.

Baca Juga: Rest Area Bromo Jadi Prioritas Pembangunan Sanusi

Jam Operasi

Omah Semar buka dari pukul 09.00 WIB sampai 20.00 WIB saat Weekdays. Untuk Weekend jam operasional ditambahkan mulai pukul 08.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Terakhir, pria yang bertempat tinggal di Tlogomas Kota Malang ini menyampaikan alasan ia mendirikan usaha di Kecamatan Poncokusumo tak lain untuk prospek ke depan setelah pandemi COVID-19 usai.

Baca Juga: Lirik Ramadan Tiba, Lagu yang Dinyanyikan Iis Dahlia

“Ini kan searah dengan kawasan TNBTS. Otomatis tidak lama lagi kawasan ini akan ramai dilalui wisatawan. Tentunya ini prospek yang bagus untuk saya sebagai ladang usaha terbaik masa akan datang,” tukas Yoga. (aje/wan)