Oknum Polisi, Kades dan Pengusaha Banyuwangi Diciduk saat Pesta Sabu

  • Whatsapp
Ilustrasi pesta sabu
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI –  Polisi berhasil mengamankan tiga orang yang sedang asyik pesta sabu di sebuah rumah di Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi Kota. 

Ketiganya adalah RA (38) warga Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi; MH (54) warga Desa Watukebo dan WW (40) warga Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo.

RA diketahui merupakan oknum polisi di salah satu polsek, sedangkan MH ialah seorang kepala desa. Sementara WW dikenal sebagai seorang pengusaha benur atau bayi lobster.

Penangkapan itu terjadi pada hari Kamis malam, 15 April 2021. Penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa ada transaksi jual beli benur secara ilegal yang dilakukan WW. 

BACA JUGA: Catat! Polisi Bakal Sikat Ormas Sweeping Saat Ramadhan di Solo

Dari informasi tersebut, anggota Pidsus Polresta Banyuwangi membuntuti WW untuk menemukan barang bukti. Sekitar satu jam melakukan pengintaian, WW masuk ke rumah RA yang berada di Perumahan Berlian Citra Kertanegara, Kelurahan Kebalenan, Banyuwangi. 

Karena RA merupakan anggota Polri,  para personel Pidsus berkoordinasi dengan Unit Provos dan Panimal (Propam) Polresta Banyuwangi. Tepat pada pukul 23.00, para personel gabungan tersebut langsung menggerebek rumah RA. 

Tak disangka di rumah tersebut juga ada MH yang merupakan Kepala Desa Watukebo Kecamatan Wongsorejo. Ketiganya tertangkap tangan tengah melakukan pesta sabu.

Dalam penggerebekan ini, polisi berhasil mengamankan sabu seberat 0,17 gram dan satu alat hisap bong. Ketiga pelaku langsung diamankan dan diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Banyuwangi untuk dimintai keterangan. 

BACA JUGA: UEFA Ancam Larangan Kompetisi Klub Yang Terlibat European Super League

Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, ketiga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Masih kita periksa. Kita lakukan lebih lanjut,” kata Arman, Senin 19 April 2021.

Terkait keterlibatan anggotanya dalam pesta sabu ini, Arman menyerahkan langsung penanganannya kepada Propam. “Untuk oknum polisi penangannya dilakukan oleh propam,” tegasnya. (ozi/kal)