Nongkrong Saat PPKM Darurat Mbak-Mbak di Magetan Dihukum Push-Up

  • Whatsapp
Kedapatan nongkrong saat PPKM Darurat mbak-mbak di Magetan disanksi push up.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Tidak hanya diamankannya kendaraannya oleh polisi, mereka yang kedapatan sekedar ngopi-ngopi di jalan tembus Sarangan – Cemorosewu juga mendapat hukuman push-up dari petugas gabungan dari satgas gugus tugas penanganan dan pencegahan covid -19 Magetan.

Diketahui sebelumya, puluhan anak muda mengelar acara nongkrong nongkrong di jalan tembus Sarangan – Cemorosewu akses penghubung antara Jawa Timur dengan Jawa Tengah yang setiap hari libur selalu menjadi tempat favorit anak muda.

Dalam pelaksanaan PPKM Darurat kegiatan sosial tidak penting seperti ini dilarang, untuk mencegah penularan dan penyebaran covid 19 se – Jawa Bali. Termasuk pemerintah menutup seluruh kegiatan kepariwisataan di Magetan.

Disampaikan Venly Tomi Nicolas Skertaris Satgas covid 19 Magetan, bahwa untuk memberikan efek jera mereka yang kedapatan nongkrong pada saat PPKM Darurat kita sanksi ringan yaitu push-up.

” Kita dapati masih banyak warga masyarakat yang tidak taat PPKM Darurat di hari ke -2 ini, untuk memberikan efek jera mereka kita hukuman ringan push-up. Untuk mengedukasi terutama adik adik terutama untuk anak muda untuk lebih hati-hati,” katanya kepada nusadaily.com, Minggu, (04/07/2021).

Kami juga meminta kepada mereka, lanjutnya, untuk tidak mengulangi kegiatan tidak penting saat pelaksanaan PPKM darurat. Selain itu petugas juga mengambil foto mereka apabila dikemudian hari kedapatan mengulanginya lagi akan disanksi lebih tegas.

” Selain push-up, mereka juga kita lakukan pemeriksaan kesehatan dengan rapid test. Dari 29 kita dapati dua orang relatif, satu warga Jawa Tengah. Dan satu orang warga Magetan sehabis perjalanan dari Solo,” jelasnya.

Mereka yang reakrif saat pemeriksaan langsung dikirim ke asal melalui satgas covid 19 masing-masing. Untuk dilakukan pemeriksaan swab PCR. PPKM Daruarat ini akan terus digelar oleh petugas gabungan hingga tanggal 20 Juli 2021 menantang. (nto/aka).