Ning Ita Kukuhkan DKD, Wujudkan Pemajuan Kebudayaan dengan Spirit Of Majapahit di Kota Mojokerto

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengukuhkan Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Mojokerto. Sebagai perwujudan pemajuan kebudayaan berdampak terhadap banyak sektor kehidupan dengan “Spirit Of Majapahit“.

Yakni, terhadap kepribadian, ketahanan, kerukunan, dan kesejahteraan masyarakat di Kota Mojokerto ini. Di mana Kepala Diskominfo Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo dikukuhkan menjadi Ketua DKD Kota Mojokerto.

Baca Juga

Pengukuhan DKD periode pertama ini, dihadiri Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Amin Wachid, dan sejumlah OPD, di pendopo Rumah Rakyat Jalan Hayam Wuruk, Sabtu, 13 Februari 2021 malam.

Ning Ita sapaan akrab Wali Kota, menjelaskan pembentukan DKD Mojokerto tak serta merta dilakukan begitu saja. Melainkan berdasarkan UU tentang kebudayaan nasional yang pertama kalinya dimiliki Indonesia pada 27 April 2017 lalu.

Yakni, Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan yang disahkan pemerintah sebagai acuan ilegal pertama untuk mengelola kekayaan budaya di seluruh Indonesia.

Selain itu, dasar-dasar peraturan tentang kebudayaan juga terdapat pada peraturan Persiden Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2018 tentang cara penyusunan pokok pikiran kebudayaan daerah dan strategi kebudayaan.

Ditambah, dengan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 45 Tahun 2018 tentang pedoman penyusunan pokok pikiran kebudayaan daerah.

“Atas dasar ini, saya selaku Wali Kota Mojokerto kemudian menerbitkan keputusan Wali Kota Nomor 188.45/70/417.101.3/2020. Tentang pembentukan dan pengukuhan dewan kebudayaan daerah (DKD) Kota Mojokerto periode 2021 sampai 2025,” ungkap Ning Ita, Sabtu, 13 Februari 2021 malam.

Ning Ita mengatakan, ini perwujudan komitmen pemkot untuk peduli dan terus memajukan seni budaya daerah khususnya di wilayah Kota Mojokerto.

Pembangunan Juga Sentuh Non Fisik

Dimana prioritas pembangunan yang dilakukan Kota Mojokerto tidak hanya menyentuh bidang fisik saja. Namun, juga pembangunan nonfisik seperti pembangunan bidang seni budaya.

“Maka dari itu, Pemkot Mojokerto membutuhkan keberadaan Dewan Kebudayaan Kota Mojokerto sebagai mitra pemerintah daerah. Sebagai pemikir dan konseptor kebijaksanaan dalam usaha pembinaan dan pengembangan kebudayaan,” bebernya.

Pemimpin wanita dengan Spirit Of Majapahit nya ini, berharap kepada pengurus DKD Kota Mojokerto mampu mengemban amanah dalam melestarikan seni budaya, dengan Spirit Of Majapahit. Kemudian mendukung visi Kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil, makmur, sejahtera dan bermartabat bagi masyarakat.

“Semoga setelah terbentuk, bisa menjadi mitra penghubung aspirasi. Pokok pikiran antara pemerintah dengan masyarakat yang peduli dengan kemajuan kebudayaan daerah. Sebagai generasi yang mencintai budaya kearifan lokal, dengan kebudayaan yang maju akan dapat memberikan semangat baru dan kebahagiaan lahir batin ke seluruh masyarakat,” tandasnya.

Terpisah, Kadis P dan K Kota Mojokerto Amin Wachid, memastikan pengukuhan ini dalam rangka memberikan arah dan kepastian hukum kepada Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Ini sebagai tindak lanjut dari amanat undang-undang nomor 5 tahun 2017. Tentang pemajuan kebudayaan daerah proses pembentukan DKD Kota Mojokerto diawali oleh Disporabudpar yang terdiri dari para praktisi seni dan budaya pada saat itu,” pungkasnya.(din/aka)