Musrenbang RKPD 2022, Wali Kota Fokus Tujuh Poin Prioritas Pembangunan

  • Whatsapp
Wali Kota Mojokerjo Ning Ita
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyampaikan evaluasi capaian pembangunan dalam Musrenbang RKPD tahun 2022.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Musrenbang RKPD Kota Mojokerto tahun 2022 digelar dengan tema “Penguatan SDM dan Penyediaan Infrastruktur Investasi dan Pemerataan Pembangunan yang Berorientasi pada Pendapatan Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat”, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari akan prioritaskan tujuh poin pembangunan.

Musrenbang RKPD Kota Mojokerto tahun 2022 sendiri diselengarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Mojokerto, di Ruang Nusantara, Pemkot Mojokerto, Rabu, 31 Maret 2021.

Baca Juga

Ning Ita sapaan Wali Kota Mojokerto hadir bersama Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria, Ketua DPRD Sunarto, Sekdakot Harlistyati, Forkopimda serta OPD.

Baca Juga: Ning Ita Buka Event Swarna Warni Bursa dan Pameran Lukisan 26 Perupa Jatim

Ning Ita memaparkan evaluasi capaian pembangunan yang direpresentasikan melalui Indikator Kinerja Utama (IKU) RPJMD Kota Mojokerto Tahun 2018-2023 dan beberapa indikator makro sosial lainnya.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2020 meningkat menjadi 78.04 dari tahun sebelumnya sebesar 77,96. Selain itu, indeks Reformasi Birokrasi juga meningkat menjadi 63,31 atau masuk kategori B dari sebelumnya kategori CC,” jelasnya.

Baca Juga: Wold TB Day, Ning Ita Ajak Semua Pihak Ikut Perangi TBC

Selain itu, peningkatan capaian pembangunan juga terjadi pada indeks infrastruktur, indeks kesalehan sosial, dan indeks pembangunan gender.

“Capaian indeks infrastruktur pada tahun 2019 sebesar 79,63 dan pada tahun 2020 mengalami kenaikan menjadi 84.52. Kenaikan angka ini memunjukkan meningkatnya jumlah rumah tangga yang memiliki akses pada fasilitas-fasilitas dasar,” tegasnya.

Dilain sisi, Wali Kota juga menyebut, jika terdapat capaian pembangunan yang mengalami penurunan di tahun 2020 kemarin. Ini karena adanya pandemi Covid-19.

Baca Juga: Hari Dongeng Sedunia, Ning Ita Inginkan Habit Bercerita di Tengah Keluarga Tetap Bertahan

“Pertumbuhan ekonomi kita mengalami kontraksi besar, yakni minus 3,69 persen, dari tahun sebelumnya sebesar 5,75. Pandemi berkepanjangan ini juga berdampak pada naiknya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) serta prosentase penduduk miskin,” keluhnya.

Ning Ita merinci, capaian TPT Kota Mojokerto tahun 2019 sebesar 2,65. Namun, pada tahun 2020 terjadi kenaikan yang cukup signifikan sebesar 6,74 yang disebabkan pandemi. Demikian juga penduduk miskin, yang naik menjadi 6,24 dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar 5,15.

Baca Juga: Hari Air Sedunia, Ning Ita Bersama BBWS Brantas Tilik Sejumlah Titik Sungai

“Kita akan berfokus pada pemulihan ekonomi pasca Covid-19, sehingga pada tahun 2021 ini saya optimis tingkat pengangguran terbuka dan presentase kemiskinan nilainya dapat kita turunkan,” tukasnya.

Berikut tujuh poin prioritas pembangunan Kota Mojokerto Tahun 2022:

  1. Peningkatan dan pemerataan kualitas pendidikan, kesehatan, produktivitas dan daya saing ketenagakerjaan, serta pengentasan kemiskinan dengan penggunaan teknologi informasi
  2. Penguatan insfrastruktur untuk mendukung daya saing ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan dasar
  3. Pengembangan kawasan-kawasan baru sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, industri dan pariwisata dengan meningkatkan keunggulan kompetitif wilayah
  4. Peningkatan ketahanan ekonomi melalui penguatan kewirausahaan, UMKM, koperasi, pasar tradisional, pariwisata, dan usaha kreatif dengan menciptakan nilai tambah dan daya saing
  5. Meningkatkan kepedulian sosial, kesadaran hukum dan pelestarian nilai-nilai budaya local
  6. Perbaikan tata kelola pemerintahan melalui pengintegrasian pelayanan publik berbasis teknologi informasi secara komprehensif
  7. Peningkatan kualitas lingkungan hidup, pengurangan resiko bencana dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

(din/cak)