Musim Penghujan, Harga Cabai Kabupaten Malang Tembus Rp 90 Ribu/Kg

  • Whatsapp
Pedagang cabai di pasar subuh Kecamatan Sumberpucung Malang yang sepi pembeli akibat melonjaknya harga cabai
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Cuaca buruk yang terjadi akhir-akhir ini membuat harga cabai di Kabupaten Malang meroket hingga mencapai Rp 90 ribu/kg.

Pada akhir Januari lalu, harga cabai ada diangka Rp 75 ribu/kg. Selain musim hujan, faktor lain yang menyebabkan harganya terus meningkat yakni banyaknya petani cabai di Kabupaten Malang yang gagal panen.

“Minggu lalu sempat diangka Rp 45 ribu per kg, terus naik Rp 87 ribu perkilo dari petani jadinya ya kami jual Rp 90 per kg nya,” ujar pedagang cabai, Lastri di pasar shubuh Kecamatan Sumberpucung hari ini, Selasa (23/2/2021).

Selain itu, lastri menambahkan, jika biasa dirinya mempunyai stok sampai 7 kwintal per harinya. Saat ini dia hanya menyetok 2 kwintal saja. Stok yang didapat hanya dari tengkulak, padahal sebelumnya dia mendapatkan pemasok dari Desa Ngadas.

Lebih rinci, dia menyebutkan apabila mendapat pasokan cabai dari Kecamatan Jabung, maka yang dikhawatirkannya harga bisa juga naik kalau dibandingkan dengan tengkulak langganannya.

“Selisih Rp 1.500, kalau di Ngadas dapat harga Rp 87 ribu maka di Kecamatan Jabung Rp. 88,5 ribu, ya karena cabai lagi sedikit panennya,” imbuhnya.

Disisi lain, Supplier Lastri, Bambang Yudhana petani cabai asal Desa Ngadas mengatakan bahwa semakin tingginya curah hujan, membuat hasil pertaniannya semakit tidak baik.

“Kondisinya sekarang sedang gagal panen, total luas ladang cabai 2 Hektar, tapi yang berhasil dipanen hanya setengah Hektar, dan ini membuat kami merugi sebab biaya perawatannya tidak sebanding dengan penjualannya,”

Dia bahkan harus menyemprotkan cairan pestisida sebanyak 3 kali dimusim penghujan karena jika disemprot satu kali maka dipastikan cairan tidak akan meresap sempurna bahkan cenderung hilang diguyur air hujan. (aje/kal)