Sabtu, November 27, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaRegionalMinim Pasokan Solar, Polisi Turun Antisipasi Panic Buying

Minim Pasokan Solar, Polisi Turun Antisipasi Panic Buying

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di beberapa wilayah di Indonesia, membuat polisi di Kota Mojokerto turun tangan mengecek ketersediaan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Yakni, SPBU Pertamina di Jalan Bhayangkara, dan SPBU Pertamina Jalan Gajah Mada, Gedongan, Kecamatan Magersari. Hasilnya, petugas mendapati kurangnya pasokan BBM jenis solar yang dikirim dari pusat.

Kaur Tipiring Satsabhara Bripka Suharmanto menjelaskan pengecekan dilakukan dalam hal mengantisipasi panic buying di tengah masyarakat. Pasalnya, BBM jenis solar sangat dibutuhkan khususnya untuk angkutan umum.

Dilain hal, pengecekan juga dilakukan dengan maksud memastikan ketersediaan solar di Kota Mojokerto masih terbilang aman.

“Antisipasi kelangkaan BBM, kami temukan di beberapa SPBU ini. Untuk jumlah keseluruhan jenis BBM terutama solar ini minim sekali. Ada yang sampai 3000 liter (solar),” ucapnya, Kamis, 21 Oktober 2021.

Anto menyebut, dari hasil sidak minimnya pasokan BBM solar dikarenakan lambatnya pendistribusian dari Pertaminanya sendiri.

Dari Pengecekan Memang Stok Sangat Minim

“Dari keterangan para petugas SPBU yang tadi kita cek rata-rata memang stok sangat minim. Hal Ini diakibatkan distribusi dari supplier lambat. Oleh karena itu, pihaknya mengantisipasi agar tidak terjadi penyalahgunaan penimbunan dan gejolak di masyarakat,” ia menegaskan

Sementara, petugas SPBU di Jalan Bhayangkara, Kota Mojokerto Hardyanto menambahkan pengurangan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah terjadi sejak dua hari terakhir. Bukan hanya BBM jenis biosolar melainkan hampir semua jenis BBM.

“Stok Bakar Minyak (BBM) jenis biosolar saat ini hanya 3.000 liter, berkurang sangat jauh di bandingkan dengan pengiriman biasanya. Kalau biasnya 8.000 liter setiap satu kiriman, tapi sejak dua hari terakhir ini hanya dikirim 3.000 liter saja,” katanya dihadapan petugas.

Sembari menunjuk hasil rekap jumlah BBM yang dimiliki SPBU di Jalan Bhayangkara. Dia berujar tidak mengetahui pasti penyebab pengurangan stok BBM jenis biosolar. “Yang jelas sejak dua hari ini hanya datang satu tangki saja, biasanya dua tangki,” ucapnya.

Meski demikian, dirinya memastikan tidak sampai terjadi kelangkaan BBM di Kota Mojokerto termasuk jenis biosolar. “InsaAlloh besok datang lagi, Alhamdulillah sejak dua hari ini tidak sampai kekurangan atau sampai kehabisan, meski stok sangat minim,” ia memungkasi.(din/aka)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR