Meski Tidak Biasa, Bupati Ponorogo Izinkan Pasien COVID-19 Pindah Ponpes Temboro

  • Whatsapp
Bupati Ponorogo Izinkan pasien pindah
BUpati Ponorogo Drs. H. Ipong Muchlissoni. Foto: Riyanto/nusadaily.com
banner 468x60

NUSADAILY.COM-PONOROGO- Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni izinkan pasien positif COVID-19 yang stress pindah perawatan. Pasien yang semula dirawat di Rumah Sakit Dr. Hardjono Ponorogo itu, meminta pindah ke ruang isolasi Pondok Pesantren Temboro Magetan.

Baca Juga: Dua Bulan Perawatan di RS, Pasien Covid-19 Ponorogo Ingin Pindah ke Ponpes

"
"

Baca Juga

"
"

Dikonfirmasi nusadaily.com pada Kamis (2/7/2020) di ruang kerjanya, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengakui bahwa sesungguhnya permintaan perpindahan itu tidak bisa.

“Namun, berhubung karena alasan beliau ini rasional, di mana Ponpes Temboro, mungkin karena jumlah terkonfirm cukup besar. Mereka saya yakini pasti memiliki peralatan atau fasilitas sendiri yang memadai,” terangnya.

Maka, lanjut Bupati, meminta Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo untuk menghubungi Kepala Dinas Magetan. Ternyata, mereka welcome saja. Bupati Ponorogo izinkan pasien itu pindah perawatan.

“Sehingga akhirnya saya mengizinkan, santri ini kita izinkan dipindah ke Pondok Pesantren Temboro atas izin Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan,” terangnya kepada induk imperiumdaily.com ini.

Bupati menambahkan, saat ini kondisi yang bersangkutan sudah cukup sehat dan sudah lama dirawat di Rumah Sakit.

“Sempat di Swab hasilnya negatif, ya akhirnya saya izinkan. Namun yang permintaan untuk isolasi mandiri dirumah, tidak bisa saya penuhi, karena alasan keamanan,” lanjutnya.

Seperti diberitakan nusadaily.com sebelumnya, perwakilan pihak keluarga salah satu dari Pasien Positif COVID-19 yang dirawat di RSUD Dr. Hardjono Ponorogo sempat meminta dua kali. Agar bisa dipindahkan di ruang isolasi Pondok Pesantren Temboro Magetan, karena pasien mengaku stres selama dirawat dirumah sakit dan mengiginkan isolasi dirumah saja atau di Ponpes.(nto/cak)

Post Terkait

banner 468x60