Memilihara Ekosistem Pesisir, KKP RI dan Pokmaswas Reng Paseser Gelar Sosialisasi Pembibitan Mangrove

  • Whatsapp
Puluhan Peserta Sosialisasi Pembibitan Mangrove KKP RI Dan Pokmaswas Reng Paseser.
banner 468x60

SUMENEP – Kementerian kelautan dan perikanan (KKP RI) bersama kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) Desa Kebundadap Tomur Kecamatan Saronggi Sumenep Madura Jawa Timur sukses menggelar kegiatan sosialisasi pembibitan dan penanaman Mangrove, Kamis 12 November 2020.

Acara sosialisasi yang dilaksanakan di kebun Magrove tersebut dihadiri tokoh masyarakat, pemuda dan kepada desa (Kades) setempat, Kepala bidang perikanan tangkap Dinas Perikanan Sumenep, anggota komisi II DPRD lengkap beserta Babinkamtibmas.

Ketua Pokmaswas Reng Paseser, Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, Maskur menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan program KKP RI dalam menunjang pertumbuhan dan pemeliharaan ekosistem pesisir.

“Jadi, kami mendapat bantuan bibit pohon mangrove sebanyak 500 ribu bibit, bantuan ini dipasrahkan kepada kami agar dikelola,” sebutnya.

Setiap satu batang bibit, lanjut Maskur, mendapatkan bantuan pemeliharaan sebesar Rp 240 rupiah. Jika diakumulasikan maka, anggaran pemeliharaan pembibitan dari KKP tersebut sebanyak Rp 120 juta.

“Nanti kalau bibit mangrove nya sudah siap tanam akan dibeli KKP, atau bisa di jual ke pihak lain (pihak ketiga) dengan catatan harus melalui Bumdes,” jelasnya.

Rehabilitasi Ekosistem Pesisir

Terpisah, Analis pendayagunaan pesisir dan pulau-pulau kecil KKP RI, Dede Kurniawan mengatakan bahwa program tersebut merupakan bantuan hibah dari KKP RI di 12 wilayah provinsi. Salah satunya di Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Sumenep.

“Tujuan program ini untuk rehabilitasi ekosistem pesisir, terhindar dari abrasi dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, program tersebut dapat dikembangkan oleh masyarakat setempat, pihaknya juga akan melakukan pengawasan dan monitoring demi terwujudnya ekosistem pesisir yang baik.

“Tidak hanya pembibitan, tapi nanti hasilnya juga akan ditanam disini, lokasinya sudah ditentukan, program ini insyaallah akan berlanjut sampai 5 tahun kedepan,” ujarnya.

Kepala bidang perikanan tangkap Dinas Perikanan Sumenep, Edie Ferrydianto mengungkapkan, program pembibitan dan penanaman mangrove tersebut adalah pertama kalinya langsung dari KKP RI.

“Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik, kami Dinas Perikanan Kabupaten pastinya akan mengawasi dan melakukan monitoring dengan KKP pusat,” harapnya.

Sementara, anggota komisi II DPRD Sumenep Holik menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi dan berharap program tersebut sesuai harapan.

“Harapan kami dari dewan, mudah-mudahan dengan pembibitan dan penanaman mangrove dapat meningkatkan perekonomian masyarakat disini, karena mangrove kepiting jadi banyak tankapan nelayan makin besar,” tandasnya. (nam/aka)