Mayat Tinggal Tulang, Ditemukan Warga di Ladang Tebu

  • Whatsapp
mayat tinggal tulang
Petugas membawa jasad ke ruang jenazah RSUD Prof Dr Soekandar di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Mayat diduga berjenis kelamin perempuan di lahan tebu gegerkan warga Dusun Kedawung, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Mayat tanpa identitas itu ditemukan dalam kondisi membusuk dan tinggal tulang belulang.

Gufron pemilik lahann tebu, pertama kali menemukan mayat tersebut sekitar pukul 07.00 WIB, Rabu, 30 September 2020 pagi. Saat itu, dirinya sedang melihat para pekerjanya yang tengah beraktivitas memanen tebu.

Baca Juga

Namun, ditengah perjalanan dirinya dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas dalam posisi terlentang yang masih menimbulkan bau tak sedap.

Diduga korban meninggal lebih dari beberapa pekan. Ini dilihat dari kondisi mayat yang masih menimbulkan aroma busuk walau tinggal tengkorak berbalut baju yang melekat di badan.

Mengetahui hal tersebut, dirinya langsung melaporkan kepada pihak pemerintah desa kemduuaian ke Polsek Sooko, untuk segera mendapatkan penanganan.”Saya kaget ada mayat, langsung telepon polisi,” ungkapnya, Rabu, 30 September 2020.

Korban Bukan Warga Kedawung

Sementara itu, Kepala Dusun Kedawung, Abdul Ghofur, memastikan jika mayat yang ditemukan di ladang tebu merupakan bukan bagian dari warganya. Sebab, hingga saat ini tak ada warga daerahnya yang melapor kehilangan anggota keluarga.”Warga di sini tidak ada yang melapor kehilangan keluarga,” bebernya.

Tak ayal, petugas kepolisian datang dan langsung memberikan police line di lokasi penemuan mayat agar tidak didekati oleh warga sebelum petugas Inavis Polres Mojokerto melakukan identifikasi maupun Olah Tempat Kejadian perkara. Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan selimut dan rok yang diduga milik korban.

Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Sooko AKP Amat, menjelaskan pihaknya belum bisa memastikan mayat tersebut berusia berapa dan jenis kelmainnya.

“Kami belum tau jenis kelamin maupun usia korban. Yang jelas saat ini mayat tersebut sudah tinggal tulang belulang,” tambahnya.

Kata dia, saat ditemukan, mayat tersebut nampak masih memakai kaos dan celana. Dirinya juga memastikan jika sesosok mayat ini bukan warga Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Mojokerto.

“Kami sudah tanya ke Pak Polo maupun Pak Lurah, ternyata tidak ada warga sekitar sini yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Jadi bisa dipastikan korban bukan merupakan warga Desa Gemekan, Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto,” tegasnya.

Usai petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di bantu warga, potensi relawan, jasad langsung dibawah ke ruang jenazah RSUD Prof Dr Soekandar di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. (din)

Post Terkait

banner 468x60