Masuk Magetan Via Cemoro Sewu Harus Tunjukkan Surat Bebas Covid

  • Whatsapp
Pos penyekatan di perbatasanJawa Tengah-Jawa Timur Via Cemoro Sewu Magetan
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Kini, masuk wilayah Magetan Via Cemoro Sewu harus dapat menunjukkan surat sehat bebas Covid-19.

Puluhan pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat yang masuk Magetan Jawa Timur via Cemoro Sewu, terpaksa balik kucing. Akibat tidak dapat menunjukkan surat keterangan sehat bebas Covid-19 kepada petugas, Sabtu (16/01/2021).

Wakapolsek Plaosan, Iptu Imbang Widodo selaku perwira pengendali Pos Penyekatan Satgas Covid-19 Magetan di Cemoro Sewu, mengatakan, bagi penumpang kendaraan yang akan melintas ke Magetan harus menunjukkan surat bebas Covid-19. Serta akan dicek suhu tubuhnya.

“Penyekatan ini kami lakukan secara humanis. Bagi kendaraan dengan nomor polisi luar kota yang tidak bisa menunjukkan KTP Magetan, kami sarankan putar balik jika tidak bisa menunjukkan rapid test negatif,” terang Imbang, kepada nusadaily.com, Sabtu (16/1/2021).

Di Magetan, ada empat pos penyekatan dalam rangka pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jawa-Bali mulai tanggal 11-25 Januari 2021.

Keempat titik penyekatan tersebut berada di perbatasan Jatim – Jateng di Cemorosewu (Plaosan), perbatasan Kabupaten Ponorogo – Magetan di Desa Tunggur (Lembeyan), kemudian perbatasan Madiun – Magetan di Desa Madigondo (Takeran) dan perbatasan dengan Kabupaten Ngawi di desa Baluk (Karangrejo).

BACA JUGA:

Dari pantauan di pos penyekatan Cemoro Sewu, sejumlah kendaraan terpaksa putar balik ke arah Jawa Tengah. Tim penyekatan terdiri dari TNI/Polri, Dinas Kesehatan/Puskesmas, Dishub, dan Satpol PP.

“Selama PSBB se-Jawa Bali, kami akan terus melakukan penyekatan sampai tanggal 25 Januari 2021 dengan harapan penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan,” pungkas Imbang. (nto/kal)