Luar Biasa! Delapan Kali Berturut-Turut Kabupaten Ponorogo Raih WTP

  • Whatsapp
kabupaten ponorogo WTP
Penyerahan WTP kepada Bupati Ponorogo (kanan) oleh perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-PONOROGO– Kabupaten Ponorogo delapan kali berturut-turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) murni dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Di bawah kepemimpinan Bupati Ipong Muchlissoni, Kabupaten Ponorogo, mendapat prestasi luar biasa. Tahun ini kembali meraih prestasi di bidang pengelolaan keuangan daerah tersebut.

Opini WTP terhadap LKPD tersebut sukses diraih Kota Reog Ponorogo sebanyak delapan kali berturut-turut. Pencapaian tersebut, salah satunya berkat penerapan pengendalian internal yang bagus.

Baca Juga

Hasil audit BPK tersebut diterima oleh Bupati Ipong Muchlissoni dan Ketua DPRD Ponorogo Sunarto di Sidoarjo, pada hari Jumat (26/06/2020). Dan penyerahannya dilakukan oleh Kepala BPK Perwakilan Jatim.

Kepada nusadaily.com, Bupati mengatakan WTP itu sebenarnya penilaian laporan keuangan secara administrasi dan prosedur. Artinya kalo dinyatakan tanpa pengecualian atau wajar tanpa pengecualian. Berarti prosedur dan administrasi sudah dijalankan dengan proper atau dengan hati-hati dan baik.

Ipong melanjutkan, Kabupaten Ponorogo WTP, jadi indikator tentang administrasi dan prosedur pelaksanaan penata keusahaan keuangan. Ini menunjukkan kerja keras dari para pegawai dinas, instansi organisasi perangkat daerah (OPD) di dalam melaksanakan pembangunan dari sisi keuangan.

“Selama ini menunjukkan mereka bekerja keras dan konsistens dalam mempertahankan prestasi WTP yang telah diraih sebelum sebelumnya,” terangnya kepada induk imperiumdaily.com ini.

Tantangan Ponorogo setelah WTP

Bupati Ipong menyebut tantangan ke depan adalah tentang penata keusahaan tentang aset yang harus diperbaiki. Dari catatan yang diberikan oleh BPK atas WTP. Ia akan meminta kepada Sekda serta OPD untuk disiplin pada hal di atas. Untuk persoalan administrasi dalam pelaksanaan pada Kabupaten Ponorogo menurutnya sudah bagus.

kabupaten ponorogo WTP
Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menandatangani dokumen di kantor perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur.
Foto Humas Pemkab Ponorogo for nusadaily.com

Setelah WTP, langkah pertama, fokus terhadap aset-aset peninggalan zaman dahulu yang dokumen-dokumennya sulit untuk diperoleh. Kedua, ada beberapa pendapat dari pemerintah sendiri yang tidak sama.

Untuk itu, Bupati Ipong akan meminta kepada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) yang mengurus bidang aset fokus ke depan pada bidang aset.

Ke depan pekerjaan rumah Kabupaten Ponorogo tinggal aset, penatausahaan aset-aset milik daerah. Agar asetnya tidak hilang, tetapi untuk ditata diadministrasikan lebih baik lagi. Agar tercatat dan menjadi lebih baik.

“Terima kasih atas dukungan dan do’a dari seluruh masyarakat Ponorogo. Dan kerja keras serta kerja cerdas jajaran Pemkab, DPRD, dan Forkopimda, para kepala desa beserta jajaran,” pungkas Bupati Ipong Muchlissoni. (humas pemkab ponorogo/nto/adv/cak)

Post Terkait

banner 468x60