KPU Pertimbangkan Paslon Bisa Pasang Sendiri Iklan Kampanye di Media

  • Whatsapp
KPU kampanye banyuwangi
Sosialisasi Peraturan KPU tentang pelaksanaan Pilkada 2020 lanjutan dalam pandemi Covid-19, Jumat (18/9) di Banyuwangi. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah mempertimbangkan pasangan calon memasang iklan kampanye sendiri di media massa. Hal ini menyusul adanya pembatasan jumlah peserta dalam setiap kegiatan kampanye, sebagai imbas dari pencegahan penyebaran COVID-19. 

Baca Juga

Komisioner KPU Jawa Timur, Muhammad Arbayanto menyampaikan, sesuai dengan aturan yang ada pasangan calon berhak mendapat fasilitas dari KPU untuk kepentingan citra diri serta mensosialisasikan visi misi nya ke masyarakat. 

Fasilitas tersebut meliputi, penyediaan bahan kampanye (BK), alat peraga kampanye (APK), dan iklan kampanye di media masa. “Semuanya itu sudah disediakan oleh KPU sesuai dengan aturan yang ada,” kata Arbayanto.

BACA JUGA: KPU Jatim Waspadai 4 Tahapan Pilkada Berpotensi Jadi Klaster COVID-19

Untuk BK dan APK, pasangan calon diperbolehkan menambah dan mencetak sendiri dari yang sudah difasilitasi oleh KPU. 

Sesuai pasal 60 ayat 3 PKPU Nomor 10 Tahun 2020, paslon diperbolehkan membuat dan mencetak bahan kampanye selain yang telah disediakan KPU, meliputi masker, sarung tangan, pelindung wajah, dan handsanitizer.

Kemudian dalam pasal 61 huruf c, pasangan calon diperbolehkan mencetak dan memasang APK sendiri, maksimal 200 persen dari yang telah difasilitasi oleh KPU untuk setiap jenis APK. Khusus iklan kampanye di media masa, pasangan calon dilarang memasang sendiri di luar yang telah difasilitasi oleh KPU. 

Namun, mengingat kondisi Pilkada serentak Tahun 2020 yang diselenggarakan di tengah Pandemi COVID-19, KPU saat ini tengah merancang PKPU terbaru terkait aturan kampanye. Dalam PKPU tersebut juga akan diatur boleh tidaknya paslon memasang sendiri iklan kampanye di media masa.

BACA JUGA: Didampingi Ketua Komite I, La Nyalla Ingatkan Ketua KPU dan Bawaslu Soal Tahapan Pilkada

“PKPU tentang kampanye akan ada perbaikan. Yang terbaru akan segera diterbitkan,” kata Arbayanto.

Perubahan PKPU ini, kata Arbayanto, menyusul adanya pembatasan hak-hak pasangan calon saat masa kampanye sebagai imbas pandemi COVID-19. 

“Seperti kampanye terbuka itu kan dibatasi jumlah pesertanya, sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Tentu agar sosialisasi kepada masyarakat bisa maksimal harus ada instrumen lainnya yang harus dimaksimalkan,” kata Arbayanto.

Secara spesifik, Arbayanto belum bisa menjelaskan terkait isi rancangan PKPU tentang kampanye terbaru. Hanya saja, memang ada masukan bahwasanya pasangan calon bisa memasang sendiri iklan kampanye di media masa di luar yang telah difasilitasi KPU. 

“Perencanaannya ada. Pasangan calon bisa masang sendiri (iklan kampanye). Saya tidak bisa menjelaskan spesifik rancangannya diatur dalam norma sendiri. 

Namun ide terhadap penambahan APK dan iklan kampanye sendiri itu wacananya sudah ada. Ditunggu saja,” tutupnya. (ozi)

Post Terkait

banner 468x60