KPU Jatim Waspadai 4 Tahapan Pilkada Berpotensi Jadi Klaster COVID-19

  • Whatsapp
pilkada KPU
Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jatim, Muhammad Arbayanto. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur mewaspadai 4 tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak Tahun 2020 yang berpotensi menjadi klaster penyebaran COVID-19. 

Baca Juga

“Kita hari ini menghadapi bencana Nasional COVID-19.  Tidak hanya di Banyuwangi tapi terjadi secara nasional,” kata Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jatim, Muhammad Arbayanto saat kunjungan kerja ke Banyuwangi, Sabtu 19 September 2020.

Menurut Arbayanto, kondisi ini tentu sangat berpengaruh terhadap sistem penyelenggaraan pemilu. Mengingat, banyak sekali tahapan-tahapan pemilu yang sifatnya melibatkan publik, sehingga rentan terhadap penyebaran COVID-19. 

BACA JUGA: KPU Surabaya Jalani Tes Swab Berkala Jelang Pilkada 2020

“Tugas kami bukan hanya sekedar menyelenggarakan Pilkada secara jujur, adil dan berjalan kondusif. Namun juga memastikan Pilkada ini aman dari COVID-19,” ungkapnya.

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan KPU, setidaknya ada 4 tahapan pilkada yang berpotensi menjadi klaster COVID-19. Pertama, Kegiatan tahapan yang bersifat tatap muka secara langsung antara penyelenggara dengan pemilih, pendukung paslon dan pihak terkait lainnya. 

“Contohnya coklit. KPU tidak bisa menghindarkan pertemuan tatap langsung dalam rangka coklit,” ujar Arbayanto.

Kedua, yakni kegiatan dalam tahapan yang bersifat penyampaian berkas dan atau perlengkapan secara fisik. Seperti saat masa pendaftaran pasangan calon yang harus menyertakan berbagai berkas persyaratan.

Ketiga, yakni tahapan pilkada yang dilaksanakan di dalam ruangan. “Seperti rapat pleno terbuka, rakor, bimtek, sosialisasi. Ini tidak mungkin menghindari pertemuan langsung,” imbuhnya.

BACA JUGA: KPU Jatim Apresiasi Sosialisasi PKPU Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep

Tahapan selanjutnya yang berpotensi menjadi klaster penyebaran COVID-19 ialah kegiatan dalam tahapan yang bersifat mengumpulkan orang dalan jumlah tertentu. 

“Contohnya ialah saat masa kampanye. Ketika pasangan calon sudan ditetapkan dan masuk masa kampanye tidak mungkin menghindarkan mereka melakukan pertemuan. Baik dengan tim suksesnya, maupun saat melakukan kampanye terbuka,” kata Arbayanto.

Tidak Mungkin Menghapus Kegiatan Kampanye

Diakui Arba’, sapaan akrabnya, KPU menerima masukan untuk meniadakan kampanye terbuka untuk mencegah penyebaran virus corona. Namun hal tersebut tidak mungkin dilakukan, mengingat kampanye terbuka sudah menjadi hak pasangan calon yang telah diatur oleh undang-undang. 

“Metode kampanye ada di undang-undang. Sehingga KPU menggunakan regulasi PKPU sekalipun tidak bisa menghapuskan hak peserta dalam proses kampanye karena sudah diatur undang-undang,” katanya.

Yang paling memungkinkan dilakukan KPU saat masa kampanye di tengah pandemi, ialah membuat peraturan untuk memastikan bahwa di setiap metode kampanye dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan. 

BACA JUGA: Ketua KPU RI Arief Budiman Juga Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Baik kaitannya dengan pembatasan jumlah peserta kampanye, bagaimana mengelola kegiatan kampanye sesuai dengan prokes. Itu semua sudah diatur dalam PKPU 10 Tahun 2020. Termasuk juga penerapan protokol kesehatan di setiap tahapan,” sebutnya. 

“Melalui pengaturan protokol kesehatan tersebut, kami tidak bisa meyakini akan dapat mengenolkan penyebaran COVID-19. Namun setidaknya, kami bisa meminimalisir laju penyebarannya,” tambah Arba.

Oleh sebab itulah, Arba mengimbau kepada semua pihak, mulai dari penyelenggara, peserta Pilkada, tim sukes, dan masyarakat luas untuk benar-benar melaksanakan protokol kesehatan ini. 

“Persoalan COVID-19 bukan hanya urususan keselamatan penyelenggara dan pasangan calon. Namun juga menyangkut keselamatan masyarakat secara luas. Mari kita disiplinkan diri sendiri, sehingga tahapan demi tahapan pilkada bisa berjalan dengan baik dan kita semua dihindarkan dari COVID-19,” tutup Arbayanto. (ozi)

Post Terkait

banner 468x60