Kota Malang Raih Penghargaan Terbaik Kedua PPD Tingkat Provinsi Jawa Timur

  • Whatsapp
kota malang
Wali Kota Malang, Sutiaji saat menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.(istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Di bulan penuh berkah, Kota Malang berhasil mengukir prestasi. Terbaru, kota pendidikan ini mendapatkan Predikat Terbaik Kedua Kategori Kota, untuk Penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) Terbaik Kabupaten / Kota Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat pelaksanaan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Timur Tahun 2022, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga

BACA JUGA: Pemulihan Ekonomi, Wali Kota Malang Optimis Perekonomian Kota Malang Tumbuh Positif

Wali Kota Malang, Sutiaji menjelaskan, perolehan prestasi tersebut berhasil didapat lantaran adanya sinergi yang baik antara Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dengan para stakeholder.

“Tentu peran serta berbagai pihak yang selama ini kita kolaborasikan secara pentahelix menjadi wujud sinergitas yang terbangun selama ini,” terang dia, Jumat (16/4/2021).

Sutiaji menjelaskan, penghargaan tersebut menjadi salah satu motivasi bagi Pemkot Malang untuk terus mengukir prestasi dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Termasuk, dalam melaksanakan pembangunan secara terarah di wilayah Kota Malang,” jelas dia.

Selain itu, sejalan dengan arahan Gubernur, Kota Malang juga akan terus melakukan percepatan perluasan digitalisasi di berbagai sistematika pelayanan publik. Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan, sekaligus menjamin masyarakat agar dapat memperoleh pelayan prima dari pemerintah daerah.

“Serta, meningkatkan transaksi non tunai di Kota Malang; tentu akan menjadi perhatian tersendiri bagi kami. Meskipun di Kota Malang beberapa pasar dan pusat perbelanjaan telah menerapkan sistem pembayaran non tunai, namun di berbagai bidang lainnya juga akan kita laksanakan. Sekaligus, meningkatkan kesadaran masyarakatnya untuk melakukan sistem non tunai,” kata pria berkacamata itu.

BACA JUGA: Triwulan Pertama PAD Rp 86,7 M, Wali Kota Malang Optimis Lampaui Target

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menambahkan, proses penyelarasan program kegiatan pembangunan yang direncanakan di daerah hendaknya dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip yang mendorong tercapainya keserasian, efektifitas dan efisiensi pemanfaatan sumber pendanaan pembangunan daerah.

“Program atai kegiatan dari Kabupaten/Kota yang diusulkan ke Pemerintah Provinsi telah dibahas pada desk Pra Musrenbang Provinsi Jatim. Kami harap, RKPD Kabupaten/Kota dapat berseiring dengan RKPD Provinsi dan RKP pemerintah pusat,” pungkas dia.(nda/lna)