Kota Batu Dapati Angka Kesembuhan COVID-19 Terbesar

  • Whatsapp
Walikota Batu Dewanti Rumpoko (kanan) bersama salah satu pasien Covid-19 sembuh yang akan dipulangkan dari tempat isolasi shelter Hotel Mutiara Baru
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NUSADAILY.COM – KOTA BATU – Sebanyak 48 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 Kota Batu dinyatakan sembuh. Dari angka kesembuhan tersebut, 30 pasien sebelumnya  menjalani isolasi di shelter Hotel Mutiara Baru. Sedangkan 18 pasien lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Baca Juga

Pasien COVID-19 yang menjalani isolasi di shelter diperbolehkan pulang. Pemulangan dilakukan secara resmi oleh Walikota Dewanti Rumpoko, Jum’at 17 Juli 2020 pagi. Pelepasan para pasien sembuh turut dihadiri Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso, Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama serta Pabung Kodim 0818, Mayor Inf Choirul Effendi.

BACA JUGA: Wali Kota Batu: Rumah Bukan Tempat Isolasi Ideal

Dewanti mengatakan, dalam satu hari atau per Jum’at 17 Juli, pasien sembuh sebanyak 48 orang. Angka itu dipastikan sebagai jumlah kesembuhan tertinggi dibanding hari-hari sebelumnya.

Raut bahagia tersirat pada Dewanti. Ia memberikan  semangat dan mengajak para penyintas COVID-19 untuk mengedukasi warga lainnya agar tak terpapar.

“Ini suatu keberkahan yang luar biasa. Mudah-mudahan diikuti dengan kesembuhan pasien yang lain. Dan tak ada lagi insiden baru sehingga bisa mempercepat situasi kembali pulih,” kata Dewanti.

Lebih lanjut, dia mengatakan, pasien-pasien yang mampu lepas dari belenggu COVID-19 berkat kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan dan kerjasama semua pihak melakukan upaya penanganan. 

Ia pun berharap kesembuhan ini bisa memberi secercah harapan bagi pasien yang saat ini menjalani perawatan. Semangat hidup dan kedisiplinan menjadi kunci penting untuk meningkatkan imun sehingga mempercepat memulihkan kondisi kesehatan.

“Selain asupan suplemen vitamin, yang paling utama pikiran positif membangkitkan semangat hidup. Seperti kasus kedua terkonfirmasi yang membutuhkan waktu selama tiga bulan untuk bisa sembuh,” ujar Dewanti dilansir Nusadaily.com.

Berkali-kali Dewanti menegaskan, protokol kesehatan menjadi prioritas utama sebagai upaya pencegahan terpapar dari COVID-19. Mulai dari penggunaan masker, jaga jarak fisik dan tak malas menyeterilkan tangan dengan sabun.

Angka Pasien Sembuh Tinggi

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, drg Kartika Trisulandari menambahkan, Desa Mojorejo menyumbangkan angka pasien sembuh tertinggi, yakni 11 orang. Disusul desa/kelurahan lainnya, seperti Desa Beji, Kelurahan Ngaglik, Kelurahan Sisir serta desa/kelurahan lainnya.

“Secara klinis mereka telah sembuh sehingga bisa pulang ke rumah masing-masing. Mereka dinyatakan sembuh per hari ini,” kata Kartika.
Dijelaskan, Pemkot Batu tidak henti-hentinya melakukan langkah penyebaran COVID-19. Selain melakukan karantina pasien positif COVID-19, Pemkot melalui Gugus Tugas Penanganan COVID-19 juga melakukan tracing. Rapid test masal juga dilakukan, sedangkan mereka yang kedapatan reaktif saat rapid test langsung mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Dengan begitu, total akumulatif warga Kota Batu yang sembuh dari COVID-19 sebanyak 83 orang. Sebelumnya, telah ada 35 warga Kota Batu yang dinyatakan sembuh dari COVID-19. Per Kamis 17 Juli 2020 pukul 15.00 WIB, jumlah akumulatif warga Kota Batu yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 139 orang. (wok/adv/wan)

Post Terkait

banner 468x60