Komnas PA Sampaikan Pesan Terduga Korban Serangan Persetubuhan

  • Whatsapp
Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait
banner 468x60

NUSADAILY.COM-KOTA BATU- Para korban JE menitipkan pesan yang disampaikan Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait. Mereka merupakan mantan siswi sekolah itu, yang menjadi sasaran dugaaan serangan persetubuhan yang dilakukan pendiri SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, berinisial JE.

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengatakan, para korban ingin agar aktivitas belajar mengajar di sekolah itu tetap berjalan. Sedangkan persoalan hukum yang kini ditangani Polda Jatim ditujukan untuk menuntut pertanggungjawaban pelaku secara individu.

“Pesan korban kepada masyarakat Batu maupun warga sekolah SMA SPI, tidak ada keinginan menutup sekolah. Tapi menuntut apa yang dilakukan pendiri sekolah,” kata Arist mewakili suara para korban.

Hal ini agar para peserta didik yang masih ada di situ tetap bisa mengikuti pembelajaran. Serta tak ingin mengganggu ketenangan psikologis peserta didik lainnya. Selain itu, Arist menginginkan agar Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko juga melakukan upaya penyelamatan melindungi hak-hak anak.

“Tentu wali kota harus menyelamatkan, dalam perspektif perlindungan hak anak, terutama hak pendidikan. Jadi kegiatan di sekolah itu tetap jalan dan proses hukum tetap berjalan pula,” tegas Arist.

Selain itu, para korban juga menghargai individu atau kelompok yang memberikan dukungan kepada pelaku. Bagi korban, hal itu merupakan hak hukum setiap orang. Hanya saja, dukungan yang diberikan jangan sampai mengabaikan peristiwa yang sesungguhnya terjadi.

“Silahkan saja, tapi jangan sampai mengabaikan karena korban merasakan pengalaman pahit. Makanya kami memberi pendampingan untuk mengangkat harkat dan martabat korban,” tandasnya.(wok/aka)