Keamanan dan Kelayakan Gedung Jadi Prioritas, DED Pasar Batu Direvisi

  • Whatsapp
Tampilan depan Pasar Besar Kota Batu yang dituangkan dalam DED. Rencana rancangan ini telah disosialisasikan kepada para pedagang pada September 2020 lalu.
Tampilan depan Pasar Besar Kota Batu yang dituangkan dalam DED. Rencana rancangan ini telah disosialisasikan kepada para pedagang pada September 2020 lalu.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-KOTA BATU– Lelang pembangunan Pasar Besar Kota Batu diproyeksikan pertengahan ataupun akhir  2021. Sebelum masuk tahap itu, Kementerian PUPR meminta detail engineering design (DED) direvisi. Penyempurnaan DED dititikberatkan pada aspek keamanan dan keselamatan gedung mengacu pada kelaikan bangunan.

Ranah penyusunan DED gedung berada di Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu. Plt Kepala DPKPP Bangun Yulianto mengatakan, revisi ini menyangkut sisi elektrikal dan mekanikal yang melekat pada fungsi gedung. Meski begitu, ia mengatakan tak ada perubahan yang signifikan terhadap bentuk arsitektur gedung.

Baca Juga

Untuk progres terbaru dalam pembenahan itu, saat ini pihaknya masih dalam pembuatan revisi atas masukan-masukan dari Kementerian PUPR. “Revisi sesuai saran dari Kementerian PUPR, contohnya seperti penambahan tangga keselamatan, jalur evakuasi dan sebagainya. Pada intinya, masukan revisi itu mengenai standar keamanan gedung,” kata Bangun dilansir Nusadaily.com.

Meski ada revisi dalam konstruksi keamanan gedung. Namun dari struktur dan konstruksi bangunan tak mengalami perubahan. Adanya penambahan konstruksi keamanan gedung itu juga bertujuan apabila ada suatu hal yang tak diinginkan. Pengunjung maupun pedagang pasar bisa terselamatkan. 

“Tidak ada perubahan bentuk arsitektur dan struktur bangunan. Karena sebelumnya sudah dihitung dan sesuai. Hanya saja pernak-perniknya akan ditambah,” ujarnya. 

Dalam revisi DED ini, DPKPP akan membuat suatu kompartemen yang berfungsi sebagai ruang penyekat. Ini bertujuan untuk menghambat laju api jika musibah kebakaran terjadi.

Selain itu, akan ada penambahan tangga keselamatan. Dimana jumlah sebelumnya dirasa kurang oleh Kementerian PUPR. Setelah dievaluasi oleh Kementerian PUPR jumlah tangga keselamatan harus ditambah sebanyak 14 buah. 

Menurut Bangun, penambahan tangga tentu akan mempengaruhi luas ruangan. Sehingga harus diatur ulang dalam menata letak kios-kios. Agar jumlah kios tetap tak termakan letaknya oleh keberadaan tangga darurat yang akan dibuat.

“Berbagai revisi itu bertujuan untuk memenuhi standar keamanan dari kementerian PUPR. Kami targetkan pembuatan revisi DED selsai pada bulan April ini,” ujarnya. 

Bangun menyebutkan, jika pembuatan revisi DED ini sudah benar-benar clear. Selanjutnya proses akan dilanjutkan oleh Kementerian PUPR dalam permasalahan pemilihan tender. Sedangkan untuk realisasi pembangunan Pasar Induk Kota Batu akan dilakukan pada tahun 2021. Sesuai saran yang diberikan oleh Kementerian PUPR. “Pembangunan bisa pertemgahan tahun. Bisa juga akhir tahun 2021,” kata Bangun. (wok/wan)