Kayutangan Heritage Bakal Jadi Kawasan Wisata Khusus

  • Whatsapp
Ilustrasi pedestrian Kayutangan Heritage yang memiliki banyak tempat duduk./Istimewa
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Kawasan Kayutangan Heritage masih dalam proses penyelesaian. Namun, saat ini, di kawasan tersebut, sudah ada sebagian batu andesit yang terpasang dan sejumlah bangku di sekitar pedestrian.

Nantinya, kawasan tersebut akan dijadikan kawasan wisata khusus untuk menarik wisatawan.

“Ada program alur wisatawan, dari Yogyakarta, Malang, terus Bali. Nah, salah satu destinasi wisata yang kami tawarkan, ya ini (Kayutangan Heritage),” terang Wali Kota Malang, Sutiaji.

Nantinya, di kawasan tersebut, akan disediakan space khusus bagi para musisi tradisional untuk memberikan hiburan bagi wisatawan yang datang.

“Nanti, jadwalnya akan diatur oleh para komunitas. Teman-teman dari musik kontemporer akan main secara bergilir dan kami beri insentif,” papar dia.

Sementara, setiap satu bulan sekali, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan mengadakan event khusus. Bahkan, sejumlah UMKM bisa menjual hasil produksinya dalam kegiatan tersebut.

“Nanti, akan kami adakan event khusus yang akan menampilkan seni secara total,” imbuh dia.

Tak hanya pagelaran seni, Pemkot Malang juga memberikan kesempatan bagi para traveler yang hendak pergi menuju Gunung Bromo.

“Biasanya, masyarakat yang ingin pergi ke Bromo transit di Kota Malang. Kami akan arahkan ke Kayutangan Heritage, hanya untuk sekadar kongkow sambil menunggu jeep sambil menikmati kawasan bersejarah,” imbuh dia.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya akan bekerjasama dengan pihak kereta api untuk membangun monumen khusus.

“Disana, sempat ditemukan trem bersejarah. Rencananya, akan kami bangun monumen yang akan menjadi ciri khas kawasan tersebut,” tandas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus melakukan upaya untuk menyelesaikan proyek Kayutangan Heritage tahun ini. Belum lama ini, di kawasan khusus sejarah tersebut, terlihat sejumlah pekerja melakukan pembongkaran median jalan. Rencananya, akan diproyeksikan menjadi satu arah.

“Kalau yang dipaparkan PU (Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman) memang aka dijadikan satu arah. Tapi, masih belum, karena kami masih akan mendiskusikannya melalui forum lalu lintas,” terang Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Handi Priyanto.

Saat ini, pihaknya akan melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat mengenai perubahan rute dan skema lalu lintas.

“Rekayasanya sudah ada. Namu, masih didiskusikan dan tinggal pelaksanaannya. Selain itu, kami akan sosialisasikan juga kepada masyarakat,” ungkap dia. (nda/kal)