Kasus Pembunuhan Bocah 4 Tahun di Sumenep, Polres Sebut Tidak Ada Keterlibatan Orang Lain

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SUMENEP – Kepolisian Resort (Polres) Sumenep Madura Jawa Timur sebut tidak ada keterlibatan orang lain dalam kasus pembunuhan terhadap Selvy Nor Indah Sari, bocah 4 tahun asal Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten, Sumenep.

Hal tersebut, dikatakan Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, bahwa hal itu merupakan hasil keterangan dari tersangka berinsial SL.

“Keterlibatan orang lain memang tidak ada, jadi memang pengakuannya murni dia sendiri,” katanya, Jumat 07 Mei 2021.

“Kita tidak bisa berandai – andai, kita tunggu hasil pemeriksaan lengkapnya seperti apa,” ujarnya menimpali.

Pembunuhan Tidak Direncanakan

Selanjutnya, dari hasil pemeriksaan, lanjut Widi, pelaku pembunuh sadis terhadap anak yatim tersebut tidak direncanakan.

Sebab, menurut Widi, tersangka SL tidak membawa alat untuk melakukan tindakan kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

“Hanya mengambil perhiasannya saja, tidak mau membunuh,” jelasnya.

Soal Motif Asmara Dalam Kasus Pembunuhan Bocah 4 Tahun

Selanjutnya, persoalan motif asmara antara suami tersangka SL dengan ibu korban dalam tindakan pembunuhan tersebut, menurut Widi hal itu merupakan keterangan dari tersangka.

“Apa yang disampaikan pelaku seperti itu, dia kooperetif menyampaikannya. Masalah versi lain ya sah – sah saja kan,” terangnya.

“Pemeriksaan ini belum selesai, semuanya masih dikembangkan. Kita serahkan ke penyidik, hasilnya seperti apa nanti akan kita sampaikan,” timpalnya.

Sebelumnya diberitakan, penyidik Polres Sumenep menetapkan SL warga Desa Tambagung Ares, Kecamatan Ambunten sebagai tersangka, dugaan pembunuhan bocah 4 tahun.

Barang bukti yang diamankan berupa satu unit Sepeda motor Honda Beat warna hitam kombinasi kuning, perhiasan berbentuk anting dengan berat + ½ gram, satu buah kerudung warna hitam, satu buah kerudung warna biru tosca, satu buah karung bekas pakan ayam warna putih, satu buah rok pendek warna kuning, satu buah kaos lengan pendek warna putih, satu buah kaos singlet warna ungu bertuliskan Hello Kitty, satu buah celana dalam warna kuning, dan uang sejumlah Rp 4 juta.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) UU RI nomor 17 tahun 2016 atas perubahan UU RI no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

“Ancaman hukuman 15 tahun penjara,” kata AKP Darman, Kapolres Sumenep dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Sumenep, Kamis 29 April 2021.

Diketahui, bocah 4 tahun bernama Selvy Nor Indah Sari sebelumnya dikabarkan hilang sejak Minggu 18 April 2021 dan kemudian ditemukan pada Rabu 21 April 2021.

Saat ditemukan, anak yatim tersebut telah meninggal dunia terbungkus karung di dalam sumur. Perhiasan emas sekitar 12 gram, berupa kalung dan gelang raib. Tersangka saat ini ditahan di Mapolres Sumenep.

Selanjutnya, Polres Sumenep hingga saat ini sudah memeriksa kurang lebih 5 orang saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus pembunuhan terhadap bocah 4 tahun di Sumenep. Penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut. (nam/kal)