Kasus Covid-19 Semakin Bertambah, Pemkot Malang Perpanjang Safe House

  • Whatsapp
kota malang
Wali Kota Malang, Sutiaji. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Setiap hari, angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang terus mengalami peningkatan. Apalagi, pasca liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) , dikhawatirkan adanya lonjakan kasus.

“Jadi, sekarang memang fluktuasinya (kasus Covid-19) semakin hari semakin naik. Jadi ini menjadi kewaspadaan bagi kita semua,” terang Wali Kota Malang, Sutiaji, Senin (4/1/2021).

Baca Juga

BACA JUGA: RSSA Malang Penuh, Pasien Covid-19 Gejala Ringan Diarahkan ke RS Lapangan Ijen Boulevard

Sutiaji menguraikan, berdasarkan laporan dari ahli epidemiologi, dalam beberapa waktu ke depan akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Nataru.

“Karena ini kan belum puncaknya (penularan Covid-19). Epidemiologi menyampaikan bahwa hari ini belum puncak-puncaknya,” papar dia.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Nataru, salah sarunya dengan melakukan relaksasi RS rujukan Covid-19. Caranya, dengan memaksimalkan fungsi dari Safe House yang terletak di Jalan Kawi, Kota Malang dan RS Lapangan Ijen Boulevard.

Saat ini, Pemkot Malang menyoroti izin operasional dari Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia (BPSDM) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) selama ini dijadikan sebagai rumah karantina yang izinnya akan habis pada Januari 2021 ini.

“Sebenarnya, izin Safe House pada Januari 2021 ini habis. Saya sudah instruksikan Sekda Kota Malang untuk minta kepada Gubernur, supaya izin penggunaannya diperpanjang,” kata dia.

Nantinya, safe house tersebut berfungsi untuk merelaksasi RS rujukan yang ada di Kota Malang. Sehingga, pasien Covid-19 tanpa gejala hingga gejala sedang bisa dirawat disana.

“Jadi, kemungkinan besar nanti izin penggunaan BPSDM Jatim untuk safe house akan diperpanjang,” kata dia.

Sementara itu, saat ini, tingkat keterisian RS Lapangan Ijen Boulevard hingga 3 Januari 2020 sudah mencapai 90 persen.

BACA JUGA: 22 Pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Positif Covid-19

“Kemarin bed isolasi sudah terisi sebanyak 208 bed, sudah sembuh 135 orang. Dengan kapasitas bed isolasi sebanyak 224 bed,” tandas dia.

Untuk diketahui, pasca Libur Nataru, RS Lapangan Ijen Boulevard melakukan upaya untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19. Rencananya, manajemen RS Lapangan Ijen Boulevard, Kota Malang akan menambah kapasitas bed isolasi sampai daya tampung maksimum, yakni 306 bed.(nda/lna)