Kasus Covid-19 Al Izzah Harus Jadi Refleksi Pengurus Pondok di Kota Batu

  • Whatsapp
Ponpes Al Izzah terlihat lengang sejak seluruh aktivitas dihentikan mulai Minggu lalu (13/9)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – KOTA BATU– Kasus terkonfirmasi positif Covid yang menimpa santri Al-Izzah International Islamic Boarding School bisa jadi refleksi  pengurus ponpes lain di Kota Batu untuk menerapkan protokol kesehatan. Pengurus Ponpes harus memonitor santri secara ketat. 

Kepala Kantor Kemenag Kota Batu, Nawawi mengatakan, kasus Covid-19 di lingkungan Al-Izzah merupakan sinyal peringatan pengurus ponpes memonitor setiap santri. Ia mengimbau ponpes lain tak meremehkan protokol kesehatan.

"
"

Baca Juga

"
"

Protokol kesehatan sangat perlu dalam  preventif paparan Covid-19. Ketatnya protokol kesehatan yang diterapkan di Al Izzah masih memiliki celah terjadinya penularan Covid-19 karena virus ini berukuran mikroskopik. 

Apalagi virus ini terus bermutasi dengan disertai gejala berbeda kepada mereka yang terinfeksi bahkan tanpa menunjukkan gejala-gejala. Visitasi telah dilakukan  Kemenag, Disdik dan Dinkes Kota Batu sebelum dimulainya aktivitas belajar mengajar. Menurut Nawawi, protokol kesehatan yang dijalankan di Al-Izzah sudah sangat ketat. 

Santri yang akan kembali ke Al Izzah harus mengikuti tes kesehatan dan dinyatakan sehat. Kemudian santri yang baru tiba, akan dikarantina terlebih dahulu. Pihak ponpes juga melakukan kontol kesehatan rutin setiap pagi dan sore kepada lara santrinya. Mulai  kontrol denyut nadi dan jantung, tekanan darah dan suhu tubuh. 

“Al Izzah yang sudah ketat masih saja kebobolan. Mungkin karena virusnya tak terlihat. Makanya saya imbau kepada pengurus ponpes lainnya jangan sampai lengah,” kata Nawawi dilansir Nusadaily.com.

Lebih lanjut, ia belum bisa memastikan kebenaran informasi terjadinya insidensi Covid-19 di Ponpes Al Izzah. Ia hanya mengatakan, sejak Minggu 13 September lalu, pengurus ponpes telah menutup seluruh aktivitasnya. 

Pengunjung dari luar ponpes tak diperkenankan masuk. Begitu juga dengan warga yang ada di dalam lingkungan ponpes tak diperkenankan keluar.

“Belum tahu kepastian adanya kasus baru. Saya harap tidak ada ponpes lainnya yang terpapar Covid-19,” lanjut Nawawi. (wok/wan)

Post Terkait

banner 468x60