Jelang Idul Fitri, Pemkot Mojokerto Bagikan Paket Sembako ke Ratusan Tukang Becak

  • Whatsapp
non pkh
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Sebanyak 544 warga Kota Mojokerto yang bekerja sebagai tukang becak mendapatkan bantuan Non PKH dari pemerintah daerah senilai Rp 293.000 per orangnya, Selasa, 27 April 2021.

Bantuan ini diberikan dalam bentuk paket sembako, berupa beras sebanyak 10 kilogram, gula 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, mie instan 14 bungkus, kecap 500 ml, dan teh celup 1 kotak yang dimasukkan dalam satu tas kain.

Baca Juga

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau langsung pembagian ratusan paket sembako yang diperuntukkan bagi warganya untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1421 Hijriyah di pendopo Rumah Rakyat Hayam Wuruk.

BACA JUGA: Safari Ramadan, Ning Ita dan Forkopimda Bantu Warga Sekitar

Sesekali pemimpin perempuan pertama di Kota Mojokerto yang biasa disapa Ning Ita, menyapa ratusan warganya yang berprofesi sebagai pengayuh becak ini.

“Jangan lupa tetap jaga jarak, pakai masker. Sebab Covid-19 belum berakhir nggih bapak-bapak semua,” ucapnya sembari membagikan paket sembako.

Tercatat warga di tiga kecamatan, dan 16 kelurahan di Kota Mojokerto yang mendapatkan bantuan. Yakni, Kecamatan Magersari, Kecamatan Kranggan, dan Kecamatan Prajuritkulon.

“Jadi bentuk bantuan sembako ini diberikan menjelang hari Raya Idul Fitri, dengan harapan kami pada saat biasanya Idul Fitri itu kebutuhan masyarakat akan lebih meningkat dibandingkan dengan sebelumnya. Minimal mereka dari ekonomi bawah yang berprofesi sebagai tukang becak ini. Juga bisa mencukupi kebutuhan pangan yang dibutuhkan oleh keluarga,” bebernya.

Ning Ita menyebut, mereka semua warga yang tidak mendapatkan bantuan PKH. Sehingga kategori dalam data kesejahteraan sosial itu tentu masuk kategori yang perlu mendapatkan uluran tangan.

“Tidak dapat PKH maka kita prioritaskan untuk mendapatkan bantuan ini, perpaket senilai Rp 293 ribu. Walau begitu rata-rata mendapatkan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), semoga ini bisa bermanfaat,” tukasnya.

BACA JUGA: Ning Ita Salurkan Bantuan Hibah Tempat Ibadah, Bansos Lansia dan JKK-JKM untuk Tenaga Keagamaan

Ning Ita menyampaikan, Pemkot Mojokerto tak hanya memberikan bantuan kepada warga kotanya yang berprofesi tukang becak saja. Melainkan juga bantuan untuk kaum disabilitas, lansia, dan anak yatim piatu di luar panti asuhan.

“Ada sembako juga untuk disabilitas, terus lansia sebanyak 1.400 orang lebih yang mendapatkan uang. Lalu ratusan anak yatim piatu di luar panti yang tak terdaftar di PKH diberi uang Rp 1 juta, untuk pendidikan. Apalagi mau masuk tahun ajaran baru,” pungkasnya.(din/lna)