Irwasum Polri Tinjau Penanganan Penumpang Terindikasi Covid-19 di Terminal Purabaya

  • Whatsapp
Inspektur Pengawasan Umum Polri (Irwasum Polri) Komisaris Jenderal Polisi Agung Budi Maryoto tinjau penanganan penumpang yang terindikasi covid-19 di Terminal Purabaya, Sidoarjo
Inspektur Pengawasan Umum Polri (Irwasum Polri) Komisaris Jenderal Polisi Agung Budi Maryoto tinjau penanganan penumpang yang terindikasi covid-19 di Terminal Purabaya, Sidoarjo
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Inspektur Pengawasan Umum Polri (Irwasum Polri) Komisaris Jenderal Polisi Agung Budi Maryoto melihat langsung penanganan penumpang terindikasi covid-19 di Terminal Purabaya, Sidoarjo, Minggu (9/5/2021). Menurut Agung Budi Maryoto, pihaknya sengaja melihat simulasi standar operasional (SOP) protokol kesehatan yang diterapkan di terminal Purabaya. 

“Semua pelaksanaan SOP protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di pos pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2021 di Terminal Bungurasih sudah benar,” katanya di Terminal Purabaya yang didampingi Kapolda Jatim dan Kapolresta Sidoarjo dilansir Nusadaily.com.

Baca Juga

Jenderal bintang tiga itu menambahkan, segala upaya yang dilakukan oleh personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan diharapkan dapat mendeteksi secara cepat penyebaran Covid-19. “Kami berharap, pos pengamanan ini dapat mendeteksi dini pencegahan penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Dalam kunjungan ke Jawa Timur kali ini, Agung Budi Maryoto mengimbau masyarakat agar bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah. Langkah itu dengan menaati aturan, tidak mudik agar tidak terjadi peningkatan angka penularan Covid-19.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji mengatakan, Pos Penyekatan larangan mudik wilayah Sidoarjo terus melakukan filterisasi terhadap kendaraan yang ingin masuk ke Kota Delta. “Hampir setiap hari terdapat sekitar 50 kendaraan yang putar balik atau dikembalikan,” ungkapnya.

Kendati demikian, Sumardji menjelaskan, sampai saat ini masih ada masyarakat yang nekat mudik secara sembunyi-sembunyi. Untungnya personel Pos Penyekatan bergerak sigap untuk mendeteksi para pemudik.

“Kalau ditemukan pengendara yang tidak memiliki surat keterangan, dan tujuannya tidak jelas, langsung kami suruh balik,” pungkasnya. (ful/wan)